9.9.16

Bupati Labura Resmikan Pabrik Kelapa Sawit PT KMS

TobaTimes- Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Kurnia Mitra Sawit (KMS) resmi beroperasi, Kamis (8/9). Peresmian langsung dilakukan Bupati Labuhanbatu Utara H Kharuddin Syah SE, dengan penanda tanganan di batu prasasti dan pengguntingan pita di Dusun Pasar Baru,  Desa Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas Labura.
Bupati Labura H Kharuddin Syah SE dan Dirut PT KMS H Abdul Gani resmikan PKS PT KMS.
"Kami masyarakat desa Terang Bulan merasa bersukur atas keberadaan pabrik kelapa sawit di desa ini. Selain mengurangi pengangguran dengan terbuka nya lapangan kerja, juga menambah penghasilan ekonomi masyarakat, khusus di desa ini. Untuk itu kami sangat mendukung pengoperasian pabrik ini. Mari kita bawa/jual hasil sawit kita ke pabrik ini agar produksi maksimal. Dengan kehadiran pabrik ini, harga sawit bisa lebih kompetitif/mahal," ucap tokoh masyarakat desa Terang Bula, Zainal Bahri Munthe yang juga mantan DPRD Labura.

Di samping itu , H Abdul Gani selaku Direktur Utama PKS PT KMS yang juga Ketua PAC Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Na-IX-X Labura ini, mengucapkan terima kasih atas kehadiran masyarakat, tokoh agama dan anak yatim piatu. Dengan beroperasinya perusahaan ini, semoga menambah penghasilan ekonomi bagi masyarakat dan menambah semangat untuk bekerja di kebun sawitnya masing-masing untuk dapat membawa hasil kebunnya ke perusahaan ini.

“Saya berniat untuk pro rakyat miskin, pro pengangguran dan meningkat kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Dikesempatan itu, Bupati Labura H Kharuddin Syah SE menyampaikan ucapan sukur Alhamdulillah atas berdirinya PKS PT KMS. Selain adanya lowongan kerja, kejahatan pun berkurang. Dengan dioperasikan nya pabrik ini, berarti jumlah perusahaan yang sudah beroperasi di Labura sebanyak 21 PKS. Tentunya menyerap pengangguran dan terbukanya lapangan pekerjaan. PT KMS ini pendirinya adalah putra daerah Labura.

Masih kata Bupati, PKS untuk pengolahan minyak sangatlah dibutuhkan. Karena dengan keberadaan PKS ini, maka kelapa sawit yang dihasilkan oleh kebun yang telah kita kerjakan dengan susah payah dan memakan biaya yang tidak kecil, dapat diolah oleh pabrik ini menjadi minyak kelapa sawit.  Pabrik yang dibangun putra daerah ini, menunjukkan bahwa kita tidak saja mampu mengolah hasil-hasil perkebunan menjadi barang setengah jadi ataupun barang jadi, tetapi bahkan telah mampu membuat pabrik yang mengolah hasil perkebunan. Ini merupakan satu langkah maju yang membesarkan hati dalam pembangunan industri kita.

"Daerah maju dan masyarakat Labura sejahtera. Kehadiran pabrik ini merupakan jawabannya. Tanah basimpul kuat babontuk elok. Ini menjadi daerah yang menarik dan kondusif untuk berinvestasi. Kekondusifan daerah memang menjadi poin utama bagi para investor. Peluang investasi di Labura terbuka lebar, karena banyak potensi yang bisa dikembangkan. Potensi sektor perkebunan yang bila dieksploitasi akan mendatangkan kesejahteraan dan kemakmuran. Dengan menjalankan peraturan dengan tanggung jawab sosial, maka dapat meningkatkan Citra perusahaan menjadi meningkat,” ucapnya.

Bupati juga menberi aplus kepada pimpinan perusahaan, karyawan PT KMS karena telah dapat membangun pabrik kelapa sawit di desa Terang Bulan ini. Karena itu, peresmian pabrik ini menjadi lembaran baru bagi berkembangnya budi daya kelapa sawit di daerah Labura ini pada umumnya.

Pada acara peresmian PKS PT KMS ini, juga dilakukan penyantunan kepada puluhan anak yatim dan piatu. Usai menyampaikan kata sambutan peresmian itu, dilakukan pengguntingan pita merah dan berjalan meninjau mesin pengolahan kelapa sawit didampingi pimpinan perusahan, tokoh agama, Uspika, Kadisnaker, dan Kepala BLH. Selain jajaran pemkab Labura, turut hadir juga Wakil Bupati Labuhanbatu Induk Andi Suhaimi Dalimunthe ST,MT, Ketua DPRD Labusel , MPC Pemuda Pancasila Labura dan pimpinan PAC PP se-Labura dan juga pemimpin BRI wilayah provinsi Sumut Frans Hari Sistiyasa, serta masyarakat sekitar.(TT/int)


TobaTimes- Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Kurnia Mitra Sawit (KMS) resmi beroperasi, Kamis (8/9). Peresmian langsung dilakukan Bupati Labuhanbatu Utara H Kharuddin Syah SE, dengan penanda tanganan di batu prasasti dan pengguntingan pita di Dusun Pasar Baru,  Desa Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas Labura.

"Kami masyarakat desa Terang Bulan merasa bersukur atas keberadaan pabrik kelapa sawit di desa ini. Selain mengurangi pengangguran dengan terbuka nya lapangan kerja, juga menambah penghasilan ekonomi masyarakat, khusus di desa ini. Untuk itu kami sangat mendukung pengoperasian pabrik ini. Mari kita bawa/jual hasil sawit kita ke pabrik ini agar produksi maksimal. Dengan kehadiran pabrik ini, harga sawit bisa lebih kompetitif/mahal," ucap tokoh masyarakat desa Terang Bula, Zainal Bahri Munthe yang juga mantan DPRD Labura.

Di samping itu , H Abdul Gani selaku Direktur Utama PKS PT KMS yang juga Ketua PAC Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Na-IX-X Labura ini, mengucapkan terima kasih atas kehadiran masyarakat, tokoh agama dan anak yatim piatu. Dengan beroperasinya perusahaan ini, semoga menambah penghasilan ekonomi bagi masyarakat dan menambah semangat untuk bekerja di kebun sawitnya masing-masing untuk dapat membawa hasil kebunnya ke perusahaan ini.

“Saya berniat untuk pro rakyat miskin, pro pengangguran dan meningkat kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Dikesempatan itu, Bupati Labura H Kharuddin Syah SE menyampaikan ucapan sukur Alhamdulillah atas berdirinya PKS PT KMS. Selain adanya lowongan kerja, kejahatan pun berkurang. Dengan dioperasikan nya pabrik ini, berarti jumlah perusahaan yang sudah beroperasi di Labura sebanyak 21 PKS. Tentunya menyerap pengangguran dan terbukanya lapangan pekerjaan. PT KMS ini pendirinya adalah putra daerah Labura.

Masih kata Bupati, PKS untuk pengolahan minyak sangatlah dibutuhkan. Karena dengan keberadaan PKS ini, maka kelapa sawit yang dihasilkan oleh kebun yang telah kita kerjakan dengan susah payah dan memakan biaya yang tidak kecil, dapat diolah oleh pabrik ini menjadi minyak kelapa sawit.  Pabrik yang dibangun putra daerah ini, menunjukkan bahwa kita tidak saja mampu mengolah hasil-hasil perkebunan menjadi barang setengah jadi ataupun barang jadi, tetapi bahkan telah mampu membuat pabrik yang mengolah hasil perkebunan. Ini merupakan satu langkah maju yang membesarkan hati dalam pembangunan industri kita.

"Daerah maju dan masyarakat Labura sejahtera. Kehadiran pabrik ini merupakan jawabannya. Tanah basimpul kuat babontuk elok. Ini menjadi daerah yang menarik dan kondusif untuk berinvestasi. Kekondusifan daerah memang menjadi poin utama bagi para investor. Peluang investasi di Labura terbuka lebar, karena banyak potensi yang bisa dikembangkan. Potensi sektor perkebunan yang bila dieksploitasi akan mendatangkan kesejahteraan dan kemakmuran. Dengan menjalankan peraturan dengan tanggung jawab sosial, maka dapat meningkatkan Citra perusahaan menjadi meningkat,” ucapnya.

Bupati juga menberi aplus kepada pimpinan perusahaan, karyawan PT KMS karena telah dapat membangun pabrik kelapa sawit di desa Terang Bulan ini. Karena itu, peresmian pabrik ini menjadi lembaran baru bagi berkembangnya budi daya kelapa sawit di daerah Labura ini pada umumnya.

Pada acara peresmian PKS PT KMS ini, juga dilakukan penyantunan kepada puluhan anak yatim dan piatu. Usai menyampaikan kata sambutan peresmian itu, dilakukan pengguntingan pita merah dan berjalan meninjau mesin pengolahan kelapa sawit didampingi pimpinan perusahan, tokoh agama, Uspika, Kadisnaker, dan Kepala BLH. Selain jajaran pemkab Labura, turut hadir juga Wakil Bupati Labuhanbatu Induk Andi Suhaimi Dalimunthe ST,MT, Ketua DPRD Labusel , MPC Pemuda Pancasila Labura dan pimpinan PAC PP se-Labura dan juga pemimpin BRI wilayah provinsi Sumut Frans Hari Sistiyasa, serta masyarakat sekitar.(TT/int)

0 comments:

Post a Comment