5.1.18

RESMI! Djarot jadi Calon Gubsu dari PDIP


TobaTimes - Akhirnya, mantan Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat resmi diusung PDI Perjuangan untuk maju sebagai Calon Gubernur Sumatera Utara pada pemilihan Gubernur Sumut mendatang. Hal itu diumumkan langsung oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Jakarta, Kamis (4/2/18).

Djarot Sayful Hidayat.
“Orang baik seperti Djarot, masih muda kok dibiarkan nganggur,” kata Megawati yang kemudian disambut dengan gelak tawa oleh seluruh kader yang hadir.

Siapa pasangan Djarot sebagai wakil Gubsu? Masih belum ditentukan. Direncanakan lengkap dengan calon wakilnya, pasangan Djarot akan diumumkan pada Minggu (7/1/18).

Dalam pernyataan lisannya yang disampaikan sebelum menyebutkan nama Djarot, Megawati memprihatinkan kondisi Sumut, di mana dua pemimpin sebelumnya terjerat masalah hukum. Oleh karena itu dia selalu merasa kesulitan menentukan calon Gubernur Sumut yang akan diusung.

Megawati mengatakan, satu waktu ketika dia sedang berada di dalam mobil dengan ditemani Sekjend PDIP Hasto Kristiyanto teringat bahwa ada orang baik yang merupakan kader partainya yang layak dipilih menjadi calon Gubernur Sumut. Ketika kemudian Hasto menyadari orang yang dimaksud adalah Djarot, dia mengamini.

“Lalu kemudian saya panggil Pak Djarot. Saya tanya, sebagai petugas partai apakah kamu bersedia ditugaskan memimpin Sumatera Utara. Dia jawab, siap,” kata Megawati.

Sebelum mengumumkan nama Djarot, pasangan calon Gubernur untuk empat provinsi lainnya terlebih dahulu disampaikan. Keempatnya adalah Papua, Maluku Utara, Lampung dan Nusa Tenggara Barat. (bbs/int)
 

2.1.18

Kembang Api Meledak, Jari-jari Tangan Putus


TobaTimes - Pesta kembang api malam Tahun Baru di Tembok Berlin, Sorong, Papua Barat, Minggu (31/12/17) memakan korban. La Ute terpaksa dilarikan ke RSUD Kabupaten Sorong setelah jari-jari tangan hancur usai kembang api jenis bola-bola 8 shot, meledak di tangannya.

Ilustrasi.
Saksi mata kejadian, Jakson mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 21.58 WIT. Awalnya semua berjalan biasa saja tanpa ada masalah. Sejak korban dan teman-temannya tiba di Tembok Berlin sekitar pukul 19.00 WIT, korban langsung membakar berbagai jenis kembang api dan petasan miliknya, dan tidak terjadi hal-hal yang aneh.

“Pas kami sampai di tembok, langsung kami bakar kembang api dan petasan sedikit sambil bikin ramai, kebetulan petasan yang kami bawa ini banyak,” kata Jakson. seperti dilansir ari Radar Sorong.

Mendekati pergantian tahun di tengah malam, saat dia dan teman-temannya lanjut membakar petasan. Saat itu tiba-tiba terdengar suara teriakan keras dari arah belakangnya. Ternyata bukan hanya dirinya saja mendengar teriakan tersebut, tetapi pengunjung lainnya yang ada di sekitar TKP mendengarnya.

Saat dia berbalik ke belakang, ternyata temannya yang berteriak. Setelah di cek ternyata jari-jari tangannya hancur akibat kembang api yang dipegangnya meledak di tangannya. Warga yang melihat kejadian tersebut, dengan sigap langsung mengantar korban ke RSUD Kabupaten Sorong yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Saksi mengatakan, dia sempat menayakan saat mengantar korban menuju UGD RSUD Kabupaten Sorong. Pengakuan korban lanjut Jakson, kejadian tersebut akibat kembang api jenis bola-bola 8 shot yang dipegangnya, tiba-tiba meledak tiba saat peluncuran bola kelima. “Dia bilang kembang api miliknya tiba-tiba meledak di tangannya. Dia cuma bilang begitu saja, terus pingsan,” ujar Jakson. (bbs/int)