9.8.16

Kisah Mistis di Balik Hilang Siswi SMP Laguboti di Danau Toba

TobaTimes-Ada kisah mistis yang dipercaya masyarakat terkait hilangnya Naomi Lubis di Danau Toba. Sebelum kejadian, warga setempat sudah melarang Naomi mandi di pantai itu. Sebab ada legenda hilangnya boru Pasaribu di pantai itu.


"Sebelum berenang, kawan saya marga Hutajulu sempat tanya boru apa. Dijawab korban boru Lubis. Mengetahui itu, korban dilarang dekat ke pantai. Hutajulu menceritakan, hingga saat ini di lokasi itu dilarang mandi boru Pasaribu. Begitu ceritanya," katanya singkat.

Menurut cerita warga sekitar, di bibir pantai Lumban Binanga tempat Naomi hilang, konon ada batu berwarna putih yang disebut Batu Nabontar. Di lokasi batu itu, airnya selalu jernih. Lumpur, enceng gondok atau sampah tidak pernah terlihat di lokasi itu. Diyakini, pantai tersebut tempat Boru Pasaribu.

Namun itu cerita terjadi ratusan tahun lalu, yang tidak dikisahkan leluhur secara detail kepada keturunannya. Saat ini pun tidak ada orang yang tahu persis posisi Batu Nabontar. Namun selalu ada pesan, tidak diperbolehkan berenang terlalu dekat ke Batu. Dilarang bersikap tidak baik atau berbicara kotor, dan ada marga yang dilarang masuk lokasi itu.

Hal itu diakui sejumlah orangtua yang ditemui di Lumban Binanga. Mereka mengisahkan, semasa kecilnya, setiap pendatang baru ke pantai selalu ditanyakan marga apa. Jika berkaitan dengan dengan marga dimaksud, langsung dilarang ke lokasi pantai.

"Itu kisah turun temurun. Saya sendiri tidak berani memastikan cerita itu. Sebab, kami tidak pernah dapat cerita detailnya. Namun pesan orangtua terdahulu begitu," tutur Aruan.

Ia sendiri mengakui ada hal gaib di lokasi itu. Katanya, ia baru kali ini datang ke pantai setelah 15 tahun lalu, meski bertempat tinggal di daerah itu. Itupun lantaran iba mendengar kisah Naomi Boru Lubis yang hilang di pantai.

Aruan bersama 4 orang tua lain mengakui bahwa selain pesan larangan, konon air dari lokasi Batu Nabontar itu juga diyakini sebagai obat. Tidak jarang orangtua memandikan anaknya yang sakit demam di lokasi itu, dan sembuh.

Informasi lain menyebutkan, Naomi Lubis, warga Desa Haunatas 1, Kecamatan Laguboti itu datang ke pantai bersama 7 orang keluarganya. Setelah tiba di pantai, mereka sempat nongkrong di warung. Lalu Naomi bersama saudaranya bermain ke pantai. Padahal sebelumnya pemilik warung Boru Gurning sudah melarang.

"Awalnya saya ditanya, boleh mandi atau tidak, terus saya larang. Kebetulan saat itu ombak kencang. Tapi entah kenapa, Naomi pergi dari belakang, terus ke pantai. Tak lama, seorang adiknya kembali sambil nangis, Naomi sudah hilang katanya," terang Boru Gurning yang ditemui diwarungnya, Senin (8/8).

Ia mengaku sudah kawatir melihat kondisi alam saat itu, sehingga melarang Naomi mandi. "Gurning kan sama dengan Lubis, makanya saya larang. Tapi tak dihiraukan," ujarnya. (bbs/int)

0 comments:

Post a Comment