Showing posts with label Begitulah. Show all posts
Showing posts with label Begitulah. Show all posts

15.2.18

Kisah Sedih Br Simanjuntak, Suaminya Punya Anak dari Adik Kandungnya


TobaTimes - Kisah ini sungguh pedih dan memalukan. Seorang perempuan bernama Yuli Simanjuntak, menulis kisah rumah tangganya karena suaminya Lucen Ricardo Aritonang sudah mempunyai seorang anak dari adik kandungnya sendiri, Erlinda Aritonang alias hubungan incest.

Foto pernikahan Yuli dengan Lucen.
Yuli dengan nama akun Dek Yuli S, menulis kisahnya di Facebook dengan judul "Sekedar Berbagi". Kisahnya sempat dibagikan sebanyak 12.100 kali dan mendapat lebih dari 9.000 like. Tapi belakangan, postingan itu sepertinya dihapus.

Dalam kisahnya ini, Yuli menceritakan baru menikah tujuh bulan lalu dengan Lucen di Medan. Lucen disebut berasal dari Sitompul, Tarutung, Sumatera Utara.

Dalam statusnya tersebut Yuli mengatakan suaminya bekerja di sebuah perusahaan swasta di Kecamatan Duri Mandau, Riau. "Dia tinggal di sana dengan seorang adik perempuannya kandung yang bernama Erlinda Aritonang. Adik perempuannya ini mempunyai seorang anak laki-laki yang kondisi mentalnya (maaf) kurang normal," tulis Yuli.

Yuli mengatakan kecurigaannya mulai terlihat saat hari pernikahan dimana adik perempuan suaminya yakni Erlinda, tak sekalipun menyalam atau memberikan ucapan selamat kepadanya. Yuli semakin curiga ketika selesai pernikahan, besoknya dan hari-hari selanjutnya Erlinda selalu meminta Lucen untuk pulang ke rumah.

Pertengkaran demi pertengkaran terus berlanjut antara mereka walau baru menikah. Yuli menceritakan semua karena edanya (adik perempuan suaminya) itu.

Hingga suatu hari, saat pertengkaran mereka semakin memuncak dan Yuli mendapati suaminya mesra dengan adiknya, Yuli baru mengetahui dari kartu keluarga yang ditunjukkan ketua RT bahwa selama ini suaminya Lucen dan Erlinda merupakan pasangan suami istri.

Hal ini semakin dikuatkan ketika Yuli menjumpai HRD tempat suaminya bekerja. HRD tersebut juga menunjukkan bukti bahwa suaminya selama ini telah berkeluarga dengan menunjukkan fotokopi kartu keluarga yang tertulis bahwa Lucen dan Erlinda merupakan pasangan suami istri.

Sejumlah media sudah berusaha menghubungi Yuli Simanjuntak untuk mengkonfirmasi statusnya yang viral ini. Namun sampai saat ini Yuli belum merespon.

Berikut ini kisah Yuli yang diambil utuh dari statusnya di Facebook:

Saya baru menikah 7 bulan yg lalu di Medan dengan seorang pria bernama LUCEN RICARDO ARITONANG asal Sitompul-Tarutung. Anak dari mertua saya L.br.sitompul (mertua laki2 saya sudah meninggal) 

Suami saya ini dibesarkan oleh adik perempuan mertua saya (tante suami saya) yg menikah dgn seorang pendeta yaitu Pdt. E. Mungkur, S.Th sejak usia 2thn yg dipanggil oleh suami saya dgn sebutan papi dan mami. juga memberkati pernikahan kami. 

Sebelumnya kami menjalani hubungan pacaran 2 thn dan long distance. Suami saya bekerja disebuah perusahaan swasta di kecamatan Duri Mandau-Riau. Dia tinggal disana dengan seorang adik perempuannya kandung yg bernama ERLINDA ARITONANG. Adik perempuannya ini mempunyai seorang anak laki2 yg kondisi mentalnya (maaf) kurang normal. 

Tidak ada kejanggalan yg saya rasakan hingga hari pernikahan kami. Ketika hari pernikahan kami tiba ada sedikit kejanggalan yg saya perhatikan, dimana selama prosesi pernikahan berlangsung sejak pagi hingga malam (pulang kerumah mertua dari gedung) tidak sekalipun adik perempuannya itu (Linda) menyalam saya. 

Dan ketika giliran sesi foto keluarga mereka di gereja adk perempuannya itu menghantarkan anaknya kepada suami saya. Kemudian setelah selesai acara selama 2 malam kami menginap dihotel krn rumah mertua penuh. Setiap pagi selama 2 hari berturut2 adik ipar saya itu selalu menelepon suami saya dan memintanya utk segera pulang dgn berbagai alasan yg dibuat2 namun saya berhasil menggagalkannya. 

Dan dihari 3 kami berumah tangga kami menginap di rumah mertua (orgtua angkat suami saya yg juga tante kandungnya). Namun keganjalan itu muncul lagi.. ketika kami masuk ke dalam kamar (di lt.2 rumah) , tdk lama anak dari adik ipar saya itu menangis di depan kamar kami. Dan suami saya membuka pintu kamar dan membawa anak itu masuk ke kamar kami. Saya mulai heran kenapa anak itu bisa ada di dpn kamar kami (krn biasanya anak itu tdk pernah dibiarkan naik sendiri ke lt. 2 rumah) 

saya kemudian turun utk melihat keadaan dibawah dan saya melihat mamanya (adik ipar saya/Linda) sedang asik main2 hp. Setelah saya naik kembali ke kamar dan memberitahu suami saya, ternyata suami saya marah dan menyalahkan saya dan tdk lama kemudian adk ipar saya meng BBM suami saya utk mebuat susu anaknya dan mengganti baju anaknya dan suami saya melakukan perintahn. 

Terjadi pertangkaran antara saya n suami wkt itu namun akhirnya saya mengalah. Banyak kejanggalan lagi hingga akhirnya kami tinggal di Duri-Riau. Setiap waktu luang suami saya selalu dihabiskan di rumah adk kandungnya Erlinda, sedangkan saya di rumah sendirian. 

Namun yang itu harus saya pergunakan utk semua kebutuhan kami termasuk membayar kontrak rumah. Akhirnya 3 minggu di Duri saya memutuskan utk pulang krn suami saya tdk mau jujur. Saya permisi pulang dgn niat supaya kita bisa introspeksi diri masing2. 4 bln di medan saya tdk dinafkahi sama sekali. 

Dan suami saya membujuk saya pulang dgn janji akan memperlakukan saya seperti seorang istri..awal November saya pulang ke Duri-Riau dan ternyata suami saya tdk berubah malah makin parah..dia tetap tdk jujur soal penghasilannya (tiap ditanya dia jawab: "bukan urusan mu" ). Dia tetap menghabiskan waktu uangnya dgn adik perempuannya. Hingga tanggal 17 November 2017, pagi2 buta sekitar pkl. 6 lebih.. suami saya pergi diam2 kerumah adk perempuannya dgn cara keluar lewat jendela (saya masih tidur) krn masih hujan. Ketika saya terbangun saya mencari suami saya dan tengga dpn rumah memberitau klw suami saya pergi lewat jendela. Kemudian saya mencarinya dgn menggunakan ojek kerumah adk perempuannya. Sekitar satu jam saya mencari akhirnya saya menemukan rmh adk ipar saya di jalan KAYANGAN hangtuah (BELAKANG AMIK MITRAGAMA DURI-RIAU) krn melihat sepeda motor suami saya parkir didpn rmh itu (sebelumnya saya tdk tau rmh adk ipar saya krn saya tdk di bolehkan suami n mertua saya utk ikut kesana). Saya melihat mereka berduaan d dlm rmh dan suami saya menemani adk perempuannya sarapan lontong yg di belikan suami saya. Pemandangan yg cukup romantis menurut saya. Hingga mereka sangat terkejut melihat saya berdiri d dpn pintu. Saya meminta suami saya pulang supaya kami bicarakan semua di rmh namun suami saya tdk mau. Adik ipar saya malah bilang "jgn kw bikin ribut di rumah kami". Akhirnya saya marah dan mengatakan agar tdk lagi mengganggu rmh tangga kami. 

Akhirnya terjadi adu mulut dan suami saya menyeret saya ke dalam rmh itu kemudian memegangi saya sehingga adk kandungnya itu bebas memukuli saya hingga memar d bagian kening. Saya melaporkan kejadian ini ke Polsek Duri Mandau namun mereka tdk menanggapi masalah keluarga kemudian saya melaporkan ke RT tempat tinggal mereka atas kelakuan mereka selama ini, ternyata RT bilang Mereka adalah Suami istri dan memberikan kartu keluarga mereka sbg bukti keapada RT ketika baru pindah 4thn yg lalu saya pun menjelaskan bahwa mereka abang beradik kandung dan saya istri sahnya sambil menunjukkan akta nikah catatan sipil kami dan foto2 pernikahan kami. Akhirnya RT pun mengusir adk ipar saya itu (Linda) krn telah menipu dan kumpul kebo. kemudian pertengkaran dlm rmhtangga kami makin sering terjadi hingga suami saya main tangan, hingga saya melaporkannya lagi ke Polsek Mandau Duri-riau (8 desember 2017) . Dan blm diproses hingga skg. Saya pernah mengadukan masalah ini kepada ibu mertua saya via tlp namun beliau malah bilang: "sampai kapanpun ga bisa kau pisahkan si luken dan si linda, kalau kau ga tahan kau aja yg pergi biar mereka bisa sama2 lagi..". Akhirnya saya mendatangi kantornya dan melaporkan kejadian itu kepada HRD nya, tp HRD nya malah bilang suami saya sudah lama menikah dan menunjukkan kartu keluarga suami saya yg berstatus menikah dan istrinya adalah ERLINDA, dan anak haram itu ternyata anak mereka. Sambil menangis saya menunjukkan akta nikah gereja dan akta nikah sipil kami beswrat foto2 pernikahan kami. Akhirnya HRD nya percaya pada saya dan berjanji akan memberi sanksi pada suami saya krn juga menipu perusahaan selama 5 thn (kartu keluarga dan KTP nya itu diberikan sejak 2012). Saya sudah menghubungi keluarganya pihak aritonang dari silando via tlp tp mereka lepas tangan, saya sdh menghubungi pihak tulang dari suami saya tapi juga lepas tangan dengan alasan dilarang ikut campur oleh mertua saya.bahkan saya dan orgtua saya sudah mendatangi orgtua angkatnya (yg adalah tante suami saya) di kompleks gereja HKBP PABRIK TENUN, utk minta jalan keluarnya tp juga menjawab: "mamaknya udh bilang sama kami kalau kami bkn orgtuanya jd jangan ikut campur, maka kami tdk bisa berbuat apa2. Saya, orgtua saya, dan kakak2 saya bolak balik menelepon orgtuanya tp tdk diangkat bahkan no kami skg sudah di blokirnya. 

Saya membagikan kisah ini krn saya tdk mau ada korban mereka lagi setelah saya. Krn suami saya bilang setelah cerai dgn saya mamaknya akan menikahkan dia lagi. Mungkin utj menutupi aib suami saya n adk perempuannya itu. Krn saya pun dinikahi hanya utk itu. Bagi warga net yg suku batak apa boleh menikahi adk kandungnya sendiri??? Apa adat ditarutung menghalalkan hubungan sedarah???? Apa kelakuan suami saya, adik ipar saya dan keluarganya ini bisa ditolerir??? 

Mohon pendapatnya..saya pribadi sudah memutuskan utk tidak akan pernah lagi melanjutkan rmh tangga ini karena saya tdk akan pernah mau berbagi suami dgn siapapun. 

(Adk ipar saya pernah bilang via tlp: "selama aq hidup tdk akan kubiarkan itoku sama kau"). (sumber: tagar.id/int) 

9.10.17

Untuk Namboru dan Amangboru, Aku Terlanjur Mengasihi Kalian...


TobaTimes - Cerita ini sudah lama terjadi, yaitu Maret 2017 lalu. Juga sudah banyak ditulis beberapa media online. Namun kisah Hotmaria Ompusunggu ini kembali menjadi viral karena kehebohan gagalnya pernikahan Tika Romauli Siregar.

Salah satu foto prawedding Hotmaria. (Facebook)
Hotmaria juga gagal menikah. Padahal ia sudah melaksanakan foto pre-wedding dengan calon suaminya. Berbeda dengan Tika yang gagal menikah karena merasa dihina oleh calon ibu mertuanya, Hotmaria tak mau mengungkapkan secara terbuka penyebab kegagalannya menikah. Ia hanya menyebut soal perbedaan yang tak bisa dikompromikan lagi.

Kisah Hotmaria sebenarnya lebih mengharu-biru dan lebih happy ending. Meski gagal menikah, sama sekali tak ada 'ribut-ribut' dengan keluarga calon suaminya, termasuk mantan calon mertuanya. Gadis cantik ini bahkan meminta maaf kepada mantan calon mertuanya itu.

"Untuk namboru dan amangboru, aku terlanjur mengasihi kalian sebagai orang tuaku, keluarga baruku. Ampuni aku utk setiap kesalahanku terutama kelemahanku untuk bertahan. Aku berdoa yang terbaik utk kalian berdua. Kekuatan dari Tuhan dan jawaban terbaik dari Tuhan pasti akan diberikan untuk namboru dan amangboru. Tidak sedikit pun aku sakit hati atau membenci kalian berdua. Apapun masalah yang lalu, aku sudah melupakannya karena yang perlu kuingat adalah perlakuan dan niat baik Namboru dan Amangboru," tulis Hotmaria di statusnya.

Dalam statusnya Facebook, Hotmaria mengunggah 13 foto pre-wedding yang di setiap foto ia menuliskan kisahnya terkait pembatalan pernikahan. Wajah sang pria tidak diperlihatkan demi privasi mantan calon suaminya itu.

Inilah kisah Hotmaria yang dia tulis di akun Facebooknya.

Inilah salah satu bagian hidup yang Tuhan izinkan terjadi dalam hidupku. Putus cinta, patah hati, sudah jadi hal yang berulang dalam hidupku. Kukira aku terbiasa, tapi ternyata yang kali ini cukup membuatku sangat hancur. Tapi Tuhan tetap tolong. Tuhan tetap menopang dan menguatkan, asalkan kita berserah dan percaya sepenuhnya padaNya.

Hai… Apa kabar?
Akhirnya kuputuskan utk post foto pertama di Instagram baru ini.
Tadinya sesuai dgn kebaharuannya, aku ingin post semua ttg hidup baruku.
Tapi ternyata Tuhan berkehendak lain….
 

Sebenarnya ingin post di tanggal yang tepat nantinya, tp terlalu lama aku bersembunyi dan pura-pura tegar. Biarlah ini jadi caraku untuk mengikhlaskan dan bangkit memulai lembaran baru di hari pertama di minggu yang baru, seminggu setelah tidak ada lagi “kami".

6 Mei 2017 nanti seharusnya jd hari sakral utkku dan pasanganku yg lalu. Hari pernikahan kami. Hari yang sangat kutunggu-tunggu.
Semua hal sudah disiapkan. Waktu itu. Iya kemarin itu…
Aku sudah lihat cincin kami walau hanya lihat foto, tinggal tebus saja. Cantik. Bagus sekali…
Jasnya pun tinggal dipaskan, songket pun sudah terjahit rapi sekali. Ya sudah semua….
Tidak perlu untuk diceritakan apa alasan sampai akhirnya hubungan kami berakhir.
Yang aku ingin bagikan disini adalah…
 

Mencintailah sekuat kamu bisa mencintai. Berjuanglah lebih kuat dari kemampuanmu berjuang. Bersabarlah semampumu bersabar. Mencintailah sampai kau jadi orang paling bodoh dalam mencinta. Kata orang sih jangan. Tapi banyak orang lebih memilih mencintai dengan bodoh daripada kehilangan orang tersebut. Apalagi jika sudah persiapan nikah, biasanya tetap lanjut saja karena ‘terlanjur jauh’.
 

Tapi Tuhan gak pernah tidur, apapun caraNya, Dia bisa menyatukan bisa pula memisahkan.

Pasanganku tidak buruk. Dia tampan. Aku sayang sekali padanya, bahkan sampai detik ini. Aku sangat mengasihi dia lebih dan kurangnya. Aku pun percaya dia sayang sekali padaku. Dia selalu menjagaku. Omelannya kalau bajuku kurang sopan pun selalu membuat aku merasa diperhatikan olehnya. Pendiam, tapi gak akan berhenti bicara kalau sudah ingin bicara. Suka pura-pura gak lapar, padahal nanti makannya bisa berkali lipat porsinya. Cool banget kayak kulkas, kaku seperti kanebo kering, itu sebutanku untuknya. Aku merasa sangat bahagia ketika aku berhasil membuatnya tertawa. Demi Tuhan,aku sangat menyayanginya….

Hanya saja kami tak kunjung cocok sampai menjelang pernikahan kami. Sangat sakit pilihan itu, tapi ya banyak hal yang tidak bisa diceritakan. Bukan main-main sampai kami bisa memutuskan menikah, tapi ntahlah, Tuhan izinkan semua terjadi sampai aku menyerah. Ya aku berhenti dan menyerah.
 

Bukan sesaat aku putuskan untuk menyerah, namun benar-benar di saat aku merasa sudah lelah dan sudahlah aku tak sanggup lagi untuk bertahan. Aku percaya kekuatan itu dari Tuhan, dan ketika aku tak berdaya lagi mungkin di saat itulah aku harus berhenti dan menyerah. Salahku? Ya salahku yang tak berdaya untuk mempertahankan hubungan kami.

Hai kamu yang pernah menjadi calon suamiku. Aku masih merindukanmu hingga hari ini. Kunikmati memandang wajahmu terakhir kali saat kau berbesar hati datang ke rumah untuk terakhir kalinya. Pamit dan bicara baik-baik kpd Mama. Semua fotomu yang kuabadikan sengaja maupun sembunyi-sembunyi pun masih lengkap di hpku, belum mampu untuk menghapusnya. Aku ingat sekali setiap momen apa saja di setiap foto itu. Karena setiap waktu denganmu itu berharga.

Foto-foto prewedding kita bagus sekali, sayang mau dibuang. Senyum kita lepas sekali, jarang-jarang aku bisa menikmati senyumanmu seharian kemarin itu. Terukir jelas dan indah bagaimana kamu kecup pipiku lamaaaa banget karena sedang difoto. Disitu aku merasa bahagia sekali. Hari itu. 


Ya. Masih sering aku lihat foto kita setiap aku rindu. Chat dari pertama kenal pun masih tersimpan meski kini kita tak lg berteman. Berharga setiap kenangan dgnmu, krn aku benar2 belajar utk mengasihi, bersabar, mendengarkan, memahami dan menggunakan akal untuk menikmati setiap waktu dgnmu.

Sepanjang jalan kini hanya kenangan tentang kita yang tergambarkan, makanya aku belum ingin nyetir terlalu jauh sendiri. Handphone pun kini tak ada lagi notifikasi darimu, tentu sudah mulai terasa sepi. Tak pernah kubayangkan akhirnya harus berpisah lagi dgn pria yang sudah sangat kusayangi, kucintai dirinya dan keluarganya. Ah, terlalu banyak kenangan kita. Banyak sekali dalam waktu yang singkat itu.Seperti mimpi rasanya ternyata bukan kamu orang yang akan kulihat setiap hari. Bukan kamu yg akan aku ganggu kalau aku didiamin krn terlalu serius nonton TV. Bukan aku yang akan jahilin kamu tiap kamu workout yang katanya pengen kurus, tp setelahnya malah ngemil. Bukan aku yang akan merawatmu jika tiap weekend kamu demam, bukan aku yang akan duduk di lantai lihatin kamu istirahat krn sakit hehehe… Bukan tanganmu yang akan kugenggam kemana pun kita pergi. Bukan lagi wajahku yang akan selalu tersenyum di layar hpmu.

Seperti mimpi rasanya ternyata bukan kamu orang yang akan kulihat setiap hari. Bukan kamu yg akan aku ganggu kalau aku didiamin krn terlalu serius nonton TV. Bukan aku yang akan jahilin kamu tiap kamu workout yang katanya pengen kurus, tp setelahnya malah ngemil. Bukan aku yang akan merawatmu jika tiap weekend kamu demam, bukan aku yang akan duduk di lantai lihatin kamu istirahat krn sakit hehehe… Bukan tanganmu yang akan kugenggam kemana pun kita pergi. Bukan lagi wajahku yang akan selalu tersenyum di layar hpmu.

Untuk namboru dan amangboru, aku terlanjur mengasihi kalian sebagai orang tuaku, keluarga baruku. Ampuni aku utk setiap kesalahanku terutama kelemahanku untuk bertahan. Aku berdoa yang terbaik utk kalian berdua. Kekuatan dari Tuhan dan jawaban terbaik dari Tuhan pasti akan diberikan untuk namboru dan amangboru. Tidak sedikit pun aku sakit hati atau membenci kalian berdua. 


Apapun masalah yang lalu, aku sudah melupakannya karena yang perlu kuingat adalah perlakuan dan niat baik Namboru dan Amangboru.Kasihilah aku karena bukan sesuatu yg mudah untuk aku putuskan ini semua. Bukan maksud buruk keputusan sanggup kukatakan. Bukan aku tak lagi mencintai putra Namboru dan Amangboru, namun, sudahlah alasannya tidak dapat kujelaskan dari kejauhan, krn aku yg merasakan. Maafkanlah aku…

Juga Terutama Mama yang selalu luar biasa. Mama sungguh hebat. Aku tahu mama jauh lebih hancur, tapi Mama tutupi itu semua untuk menguatkan aku. Mama sungguh bijak, sangat bijak mengajarkanku bagaimana berperilaku bijak atas cobaan yang terlalu berat untuk perempuan seusiaku. Mengajarkan tetap mengasihi dan mendoakan yang terbaik untuk orang lain.
 

Ah Tuhan, Engkau teramat luar biasa menciptakan orang-orang luar biasa dalam hidupku..
Untuk kisah ini, terimakasih aku jd orang pilihanMu untuk menjalaninya. Aku merasa spesial dgn kisah hidup yang tidak biasa ini.
Terpujilah nama Tuhan.

(Fet)


(sumber berita di sini)

Bayi Dipukuli Sangat Kasar, Tangisannya Terdengar Memilukan


TobaTimes - Sebuah video memilukan beredar di media sosial. Seorang bayi dipukuli seperti maling. Video tersebut diunggah oleh akun instagram @lambe_julid Jumat (8/10) sekitar pukul 23.00 wib ini. Dalam video tampak seorang perempuan berbaju warna biru memukuli bayi itu untuk menghentikan tangisnya.

Seorang perempuan memukuli bayi dengan kasar.
Perempuan itu berkali-kali memukuli bayi yang diperkirakan masih berumur 1-2 bulan. Tentu saja jerit tangis si bayi menjadi-jadi dan terdengar sangat memilukan. Tapi si perempuan tampak makin emosi dan terus melayangkan pukulan pada bayi malang itu.

Wajah sang bayi pun sampai terlihat memerah akibat pukulan bertubi-tubi yang diterima dari perempuan tersebut. Bukannya berhenti memukul, perempuan yang rambutnya diikat itu malah terus memukuli bayi itu dengan sekuat tenaga.

Saking kerasnya, pukulan si perempuan yang entah memiliki hubungan apa dengan si perempuan pun terdengar sangat jelas sekali. Anehnya, orang yang merekam kejadian tersebut hanya diam saja tanpa melakukan apapun kecuali terus merekam.

Tak ada keterangan apapun dari video tersebut, terkait waktu kejadian, lokasi dan keterangan lainnya. Sebagaimana dilansir pojoksatu.id, video tersebut sudah pernah diunggah di media berbagi video. Tepatnya pada 19 November 2016 atau sekitar 10 bulan lalu oleh akun Hery Gunawan. Namun, sang pemilik akun juga tak memberikan keterangan apapun di video tersebut.

Ia hanya memberikan judul ‘Manusia biadab menyiksa bayi’ pada video itu. Sementara, berdasar bahasa yang digunakan perempuan di dalam video itu, diduga bukan terjadi di Indonesia. Jika ingin menontonnya, Anda bisa melakukan pencarian di youtube. (sumber: pojoksatu.id/int)
 

15.9.17

PNS Bunuh Diri: Aku Minta Maaf Belum Bisa Buat Adek Bahagia


TobaTimes - Seorang PNS bernama Junaidi alias Capek (42) mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya, Gang Permai, Kelurahan Tanjung Kapuas, Sanggau, Kalimantan Barat. Peristiwa itu terjadi pekan lalu, tepatnya pada Jumat (1/9/17).

Ilustrasi.
Orang yang pertama kali menemukan jasad korban adalah istrinya sendiri, Minarni. Ia melihat suaminya sudah tergantung usai pulang shalat Idul Adha, Jumat pagi. Minarni langsung teriak sehingga terdengar Muslimin, keponakannya, yang juga tetangganya. Begitu datang, Muslimin kemudian menurunkan jasad Capek.

Tak beberapa lama, warga pun berdatangan ke rumah korban. Di sekitar lokasi kejadian, ditemukan surat tulisan tangan yang ditujukan kepada keluarga.

Pria yang bekerja sebagai PNS di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau itu nekat mengakhiri hidupnya lantaran terlilit utang dan keterbatasan ekonomi. Sebelum bunuh diri, korban meninggalkan wasiat.

Surat wasiat itu berbunyi “Aku minta maaf kepada semua yang ada di rumah. Kepada anak-anak sekolah benar. Buat isteri cantik, aku minta maaf belum bisa buat adek bahagia.”

Minarni sendiri tak memiliki firasat apapun ketika hendak menunaikan salat Ied pagi itu. Sekitar pukul 06.45, Junaidi menyuruhnya pergi lebih dulu ke masjid. Ketika itu Minarni sempat melihat suaminya menulis sesuatu. “Tapi tidak ada rasa curiga,” kata Kapolsek Kapus Iptu Sri Mulyono.

Kapolsek juga mengatakan pihak keluarga menolak jenazah korban diotosi. Usai shalat Jumat, jasad korban dimakamkan. (bbs/int)
 

27.3.17

Hmmm...! Ajudan Walikota Janjian dengan Pejabat di Hotel


TobaTimes - Perselingkuhan ajudan walikota Kediri dengan pejabat Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terbongkar. Dari chating mesra keduanya, diketahui bahwa ajudan walikota berinisial AL diduga hendak melakukan hubungan suami-istri dengan pejabat Kominfo berinisial RR.

Ilustrasi.
Kasus perselingkuhan ajudan walikota dibongkar oleh suami RR di media sosial Facebook. Sang suami berinisal RD, telah melaporkan perselingkuhan istrinya dengan ajudan walikota ke Polresta Kediri.

RD yang sehari-hari berjualan sepeda ini meminta polisi memproses tindak asusila istrinya dengan AL. Ia tak keberatan istrinya dipecat dari PNS. Lewat curhatnya di Facebook, RD mengatakan perselingkuhan itu terbongkar saat dia bersama anak-anaknya bermain di Taman Baru Pesantren. Saat itu, istrinya malah sibuk chating dengan orang lain.


Tak berselang lama, sang istri pamit dengan alasan ingin ngeprint bahan-bahan untuk acara walikota. RD mulai curiga. Terlebih sang istri yang menjabat sebagai kepala bidang (kabid) di Dinas Kominfo Kediri itu pergi selama berjam-jam.

RD kemudian mengontak istrinya, tetapi ponselnya tidak aktif. Merasa ada sesuatu yang janggal, RD lantas menyusul RD ke tempat ngeprint, tetapi tidak menemukan istrinya di sana. Setelah dua jam menunggu, RD kembali menelepon istrinya. Kali ini tersambung. Namun sang istri justru mengaku sedang OTW ke lokasi penjahit di Pasar Pahing.

Kecurigaan RD semakin bertambah. Ia menyusul ke tempat penjahit di Pasar Pahing. Rupanya sang istri baru datang di tempat itu. RD kemudian merebut HP istrinya. Sempat terjadi tarik-tarikan tangan karena istrinya berusaha untuk mempertahankan HP. Bahkan, RR sempat meneriaki suaminya sebagai jambret karena berusaha merebut ponsel dari tangannya.


RD tak peduli. Ia berlari sambil membawa HP istrinya. RD kemudian membuka chating di HP istrinya. RD kaget melihat chatting mesra dengan panggilan sayang dari ajudan walikota. Bahkan, istrinya ketahuan janjian dengan ajudan walikota di kamar hotel yang ada di Jl Mayor Bismo, tepatnya di kamar D-6.

RD kemudian mengecek ke kamar hotel tersebut. Rupanya kamar itu memang baru ditempati. “Seluruh chating istri saya dengan ajudan sudah saya simpan untuk bukti,” jelas RD.

RD kemudian melaporkan kasus itu ke Polres Kediri dan Pemkot Kediri. Ia berharap istrinya dan ajudan walikota diberikan sanksi tegas. (TT/INT)

11.3.17

Dokter Cantik Main dengan Supir Bus, Digerebek Suami di Kamar


TobaTimes - Seorang dokter muda lagi cantik, Novitasari (31), warga Jalan Supriyadi, Kelurahan Tamanan, Tulungagung, tertangkap basah selingkuh dengan sopir bus, Yanuar Alif (28) warga Dusun Margorejo, Desa Manggis, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri.

Ilustrasi.
Padahal, dokter Novitasari sudah punya suami. Sang suami, Adie Chandra Widodo (32), yang sudah lama curiga istrinya selingkuh, melaporkan ke polisi. Adie melapor setelah memergoki istrinya selingkuh dengan sopir bus di kamar kos.

Peristiwa penggerebekan berawal secara tak sengaja. Adie Chandra mendapatkan informasi dari salah satu rekannya bahwa istrinya sedang berada di rumah kos Desa Ngujang bersama seorang laki-laki.

Adie bersama saksi Sigit yang juga warga setempat, dan beberapa aparat kepolisan melakukan penggerebekan di rumah kos tersebut, sekitar 11.30, Rabu (8/3) lalu. Saat berada di tempat kos, Adie Chandra melihat sepeda motor yang dipakai istrinya terpakir di halaman. Tanpa menunggu lagi, pintu kos pun didobrak.

Tak disangka ternyata benar, istrinya yang bernama lengkap Ni Putu Ayu Novitasari dan terlapor Yanuar Alif berada di dalam kamar rumah kos tersebut.

“Mengetahui hal itu, pelapor merasa dirugikan selanjutnya melaporkan ke Polres Tulungagung,” ujar Kapolres Tulungagung AKBP Yong Ferrydjon melalui KBO Satreskrim Polres Tulungagung, Iptu Hery Poerwanto, seperti diberitakan Jawapos.com, Jumat (9/3).

Menurut Hery, kasus ini merupakan delik aduan. “Kasus itu (dugaan perzinaan) masih berlanjut. Karena merupakan delik aduan, akan terus berlanjut seperti pemeriksaan saksi-saksi, gelar hingga visum. Jadi selama laporan tidak dicabut, ya tetap lanjut,” jelasnya.

Sementara, pasal yang dikenakan untuk para terlapor yakni pasal 284 KUHP tentang perzinaan. Ancaman hukumannya penjara 9 bulan. (TT/int)

18.2.17

Heboh di Medsos, Para PNS Ciuman Massal di Muka Umum, Ini Foto-fotonya...

 
Foto yang dibagikan akun FB Triteria W

TobaTimes - Sebuah aksi ciuman massal yang dilakukan oleh aparat sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) di muka umum saat merayakan hari Valentine (kasih sayang), membuat heboh netizen di media sosial.

Foto menghebohkan itu dibagikan oleh akun Triteria W Saroemaha di Facebook, dia menulis acara itu dihadiri oleh Bupati Nias Selatan yang tidak disebutkan namanya di Kantor Lingkungan Hidup, Nias Selatan, 14 Februari 2017.

Namun belakangan, ketika dikunjungi kembali, foto akun Triteria W Saroemaha itu tidak lagi kelihatan dan sepertinya langsung dihapus setelah ramai dibahas di media-media sosial. Meski begitu, foto itu sudah menyebar sedemikian rupa.

"Acara kejutan dari kantor lingkungan hidup dhari Valentine day...pak bupati&ny mbagi bunga buat ASN&PNS,,..Happy valentine day buat pak bupati&ny happy valentine day buat abg Amsarno Sarumaha&kk Lisrica Hura," tulis Triteria dalam akunnya.

Foto ciuman tersebut ditanggapi oleh netizen lainnya dan dibagikan dalam akun Facebooknya hingga menjadi viral dan dikomentari banyak netizen. Seperti yang dibagikan oleh pemilik akun Zack Laia, terlihat foto PNS yang lebih seronok lagi saat sedang berciuman, kemungkinan berada di tempat yang sama yakni Kantor Lingkungan Hidup.

Belum bisa dipastikan apakah mereka merupakan pasangan suami istri atau bukan. Namun para netizen berpendapat, seandainya mereka suami-istri pun, hal semacam itu tak layak dipertontonkan. Berciuman di tempat umum banyak komentar negatif bernada kecaman datang dari netizen usai melihat foto tersebut.

Bahkan Zack Laia menyebut foto ciuman saat merayakan hari Valentine itu membuat nilai luhur Budaya Nias menjadi luntur dan sebagai sesuatu yang memalukan

Inilah Program terbaru dari Pemda Nias selatan... Merayakan Valentine dengan cara seperti pada gambar dibawah ini."

"Sungguh sangat memprihatinkan, Seharusnya yang perlu diangkat adalah Nilai-nilai luhur Budaya Nisel yang sangat baik.. bukan budaya Eropa yang memalukan seperti ini.. Salam "MJS: Mencium Jangan Sembarangan"." tulis Zack dalam postingannya.


Menurut mereka para PNS tersebut sudah tidak menjunjung nilai kebudayaan warga nias lagi. Pasalnya sudah mengajari hal yang tidak pantas dilakukan di depan publik.

"Udah senget x, ngajarin yg ngk senononh di depan publik..... Mari kita jujung tinggi adat istiadat nias...," ujar Gevarrel Senoni.

Bahkan akun Ratna Zeb malu setelah melihat foto tersebut tersebar di dunia maya hingga bertanya apakah Pemkab Nias Selatan tidak memiliki program yang lebih layak lagi sehingga harus merayakan hari valentine dengan cara berciuman seperti itu?

"Wiihhhh,saya ja yg lht ini mersa malu,,,apa tdk ada program yg lbh layak lg?hal ini bisa merusak moral dan menurunnya nilai budaya yg sesungguhnya...#parah....!!!!" tulisnya. Hingga berita ini diturunkan belum ada klarifikasi dari Pemkab Nias Selatan.(Sumber: medan.tribunnews.com/int)

15.2.17

Suami Ampun-ampun Layani Istri Hiperseks, Minta Bantuan Tetangga

TobaTimes - Choiron (38) mengaku ampunan-ampunan melayani istrinya, WHN (30) yang hiperseks. Karena itulah, Choiron meminta bantuan pria lain untuk membantunya memuaskan birahi sang istri. Seks bertiga (threesome) hingga seks gangbang (bercinta ramai-ramai) pun dilakukan untuk memuaskan birahi WHN.
Ilustrasi.
Namun pengakuan Choiron dianggap janggal. Diduga, pengakuan warga Jalan Demak 266 Surabaya Jawa Timur itu hanya untuk menutupi kelakuannya yang tega menjual istrinya sendiri ke pria hidung belang.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya akan memeriksakan kejiwaan Choiron. Pemeriksaan kejiwaan ini dilakukan lantaran dugaan adanya kelainan seksual yang dialami pelaku yang menjual istrinya lewat akun media sosial facebook (FB) dengan penawaran dapat melayani hubungan seks threesome hingga gangbang.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga mengatakan bahwa pemeriksaan kejiwaan ini akan dilakukan, Senin (6/2). Hasil dari pemeriksaan ini untuk mengetahui kejiwaan pelaku.

“Kami menduga pelaku memiliki kelainan seksual. Jadi, kami akan membawa pelaku untuk diperiksa kejiwaannya ke psikolog di RS Bhayangkara Polda Jatim,” tutur Shinto, Kamis (2/2).

Dia mengatakan bahwa saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif kepada para pelaku. Pemeriksaan ini untuk mengungkap pelaku melakukan penjualan istrinya sudah berapa kali.

“Sebab, kami yakini kalau pelaku sudah menjual istrinya lebih dari tiga kali seperti pengakuannya,” terangnya.

Tak hanya pelaku, Shinto mengatakan jika polisi juga akan memeriksaan kejiwaan dari korban WHN. Sebab, istri Choiron ini menurut pengakuan pelaku memiliki kelainan seksual yakni memiliki nafsu seks berlebihan atau hiperseks.

“Sekalian, korban (WHN) akan kami bawa dengan pelaku ke rumah sakit untuk kami periksakan lebih lanjut kejiwaan mereka,” ucap perwira asal Medan ini.

Seperti diketahui, kasus ini terbongkar saat Choiron bersama istrinya WHN tertangkap bersama dua orang pria saat melakukan hubungan seks dengan cara keroyokan di sebuah hotel melati di kawasan Mastrip, Kedurus.

Hal ini dipicu rasa tidak puas Choiron dan istrinya ketika berhubungan intim sebagai pasangan suami istri. Ketidakpuasan ini muncul lantaran fantasi seks Choiron yang gemar menonton film porno dan istrinya yang hiperseks.

Untuk mencari kepuasan, Choiron lantas menawarkan istrinya WHN kepada Sugianto. Saat itu, Choiron hanya meminta Sugianto untuk membayar Rp 50 ribu. Setelah itu, Choiron kembali meminta Sugianto untuk berhubungan seks dengan istrinya dengan gratis dengan syarat dia juga ikut dalam permain seks itu atau melakukan threesome.

Masih belum puas, Choiron kembali meminta Sugianto untuk mencari pelanggan yang mau melakukan aksi seks keroyokan atau gangbang dengan istrinya. Sugianto pun mencari pelanggan hidung belang tersebut lewat grup medsos FB bernama Swinger Indonesia.

Sekali kencan dengan WHN, Sugianto menawarkan tarif Rp 500 ribu saja. Setelah menemukan pelanggan, mereka pun melakukan pesta seks gangbang di sebuah hotel di Jalan Mastrip sebelum akhirnya ditangkap polisi. (TT/int)

28.1.17

Januari, Bulan Paling Banyak Orang Selingkuh


Ilustrasi.
TobaTimes - Sejumlah survei menyebutkan bahwa bulan-bulan tertentu banyak dimanfaatkan orang untuk berpisah dari pasangan atau bercerai. Kini sebuah survei mengungkapkan bahwa ada bulan yang banyak mengundang orang untuk berselingkuh. Itu adalah bulan Januari.

Laporan ini didapat dari Gleeden, situs bagi orang-orang yang selingkuh dari pernikahannya. Menurut situs itu, orang-orang yang registrasi di situsnya meningkat sampai 320 persen, khususnya Senin kedua, dua minggu setelah Natal, yaitu pada tanggal 9 Januari 2017, seperti yang dilansir Womens Health Mag.

Gleeden menyurvei 13.000 orang dan mengungkap 52 persen di antaranya berselingkuh di bulan pertama ini. "Untuk mendapatkan kembali kebebasan mereka setelah musim liburan," jadi salah satu alasannya.

Sebanyak 26 responden mengatakan alasannya adalah ingin mencoba sesuatu yang baru di awal tahun yang baru.

Direktur komunikasi Gleeden yang bernama Solene Paillet mengatakan dalam rilisnya jika ia tak terkejut dengan hasil survei. Justru menurutnya, selingkuh jadi kebutuhan untuk membuat rutinitas lebih menarik. (TT/INT)

10.1.17

Suami Kerja, Istri Main dengan Tetangga


Ilustrasi.
TobaTimes - Istri tak tahu diri, sebut saja namanya Mela. Dia seharusnya melayani suami dengan baik, tapi wanita 28 tahun itu malah melakukan perbuatan yang melukai Unto, suaminya.

Warga Desa Karang Jawa, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) itu selingkuh dengan tetangganya berinisial BS.

Mela melakukan perbuatan terlarang itu ketika RJ sedang bekerja sebagai sopir di wilayah Kalimantan Timur.

Tak terima dengan perbuatan Mela, Unto langsung melaporkan kasus perselingkuhan itu ke Polsek Padang Batung.

Kapolsek Padang Batung Ipda Tugiana mengatakan, kasus itu terbongkar ketika Unto pulang bekerja. Unto menerima informasi dari tetangga yang mengatakan bahwa Mela selingkuh dengan BS.

Unto lantas menginterogasi Mela. Hati Unto remuk redam ketika HS mengaku sudah beberapa kali mandi keringat dengan BS sejak Desember lalu.

"Menurut keterangan Mela, dia sudah beberapa kali berhubungan badan dengan BS, saat RJ bekerja sebagai sopir. Saat ini, Mela dan BS sudah kami amankan untuk proses selanjutnya,” ujar Agus, Sabtu (7/1) lalu. (TT/int)

29.12.16

Lihat, Siswi SMP Main di Semak-semak Tepi Jalan


TobaTimes - Sungguh gila dan memprihatinkan. Pergaulan siswa SMP di Samarinda, Kalimantan Timur, semakin liar. Mereka tak segan-segan berbuat mesum di tempat umum.
Siswi SMP mesum di semak-semak.
Baru-baru ini, sepasang siswa SMP sedang berbuat mesum di semak-semak tepi jalan. Keduanya sudah membuka pakaian, tetapi aksi mesum dihentikan karena diteriaki seorang wartawan. Kejadian bermula ketika wartawan meliput antrean panjang di SPBU Jalan APT Pranoto.

Di salah satu bukit dekat SPBU, sepasang remaja tengah asyik begituan di balik semak-semak. Wartawan lantas mendekati pasangan mesum itu, kemudian berteriak. Pasangan siswa SMP yang sedang asyik memadu kasih itu kaget dan panik. Keduanya langsung bangkit dan berlari tanpa arah. Tapi mereka lari meninggalkan lokasi.

Kapolsekta Samarinda Seberang Kompol Bergas Hartoko mengaku kaget mendengar kejadian itu. Dia mengakui, selama ini, jajaran memang belum pernah mengadakan penelusuran ke daerah jalan baru tersebut.

"Tugas kami memang mencegah hal-hal yang buruk terjadi. Tetapi untuk daerah yang kurang tersentuh seperti itu, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan. Polisi tidak setiap waktu bisa mengontrol. Personel kami pun terbatas," ujar Bergas.

Ketua Harian Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Samarinda Adji Suwignyo menuturkan, pendidikan seks di usia dini memang sangat perlu.

"Mereka memang perlu pembekalan seks. Orang tua harus membuka komunikasi yang baik terhadap anak-anaknya. Agar anak bisa terbuka untuk menceritakan hal-hal yang ingin dia ketahui," ujar Adji. (TT/int)

22.12.16

Kami Pesta Seks, Polisi Atur Lalu-lintas


TobaTimes, Jakarta - Ini gaya hidup masyarakat perkotaan. Pesta seks di malam tahun baru bukan lagi rahasia umum. Tak jarang cewek cowok menjadikan momentum pergantian tahun sebagai kesempatan terbaik untuk melakukan pesta seks.

Ilustrasi.
Sejumlah pasangan muda sudah mencari tempat terbaik untuk menghabiskan malam pergantian tahun. Salah satu lokasi favorit untuk merayakan tahun baru yakni kawasan Puncak Bogor Jawa Barat. Sebagian vila di kawasan Puncak Bogor pun sudah dibooking. Beberapa dari mereka terang-terangan mengaku akan melakukan pesta bersama pacar dan teman-temannya.

Seorang gadis, sebut saja namanya Putri, warga asal Jakarta, mengaku sering menghabiskan waktu senggang di Puncak. Apalagi saat libur tahun baru 2017 nanti.

"Biasa, nyari vila buat pesta sama pacar dan buat temen-temen kongkow. Takut kehabisan, jadi mau booking dari sekarang,” ujarnya seperti dilansir Radar Bogor.

NZ (23), warga Kabupaten Bekasi, mengakui hal yang sama. Dia sudah empat kali menghabiskan malam tahun baru di Puncak. “Sejak SMA sama teman-teman ngabisin tahun baruan di sini. Alasannya aman dari razia,” katanya.

Hal itupun diamini salah satu pemilik vila di Desa Kopo, Kecamatan Cisarua, Rendra Wibawa Septiawan (45). Menurutnya, pada H-20 tahun baru 2017, vila-vila sudah mulai dibooking.

"Biasanya anak muda dan pasangan-pasangan. Kalau soal pesta seks, ya itu udah biasa. Soalnya puncak tahun baru aman. Gak ada razia. Polisi sibuk mengatur arus lalu lintas,” ujarnya.

Sementara itu, data dari Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Puncak mencatat sudah 60 vila yang sudah dibooking. Kebanyakan berasal dari Jakarta dan Bekasi. "Itu angka booking dari vila-vila sewaan secara manual. Kalau untuk online belum kami cek,” kata Ketua Kompepar Puncak, Teguh Maulana. (TT/int)

Siswi SMP Pakai Seragam, Main di Semak-semak


TobaTimes, Kaltim - Zaman semakin meresahkan. Pergaulan remaja juga semakin gila. Antara lain terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur, semakin memprihatinkan.
Ilustrasi.
Di salah satu bukit dekat SPBU, sepasang remaja tengah asyik begituan di balik semak-semak. Yang lebih memprihatinkan, saat itu, mereka masih mengenakan seragam SMP lengkap dengan atributnya.

Menyadari kehadiran orang lain, si perempuan tampak berdiri lalu berlari tanpa arah. Tetapi, usahanya tidak diperbolehkan oleh pasangan prianya. Lima menit mencari jalan keluar, akhirnya mereka dapat menemukan motor yang diparkir. Kapolsekta Samarinda Seberang Kompol Bergas Hartoko mengaku kaget mendengar hal itu.

Dia mengakui, selama ini, jajarannya belum pernah mengadakan penelusuran ke daerah jalan baru tersebut.

"Tugas kami memang mencegah hal-hal yang buruk terjadi. Tetapi untuk daerah yang kurang tersentuh seperti itu, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan. Polisi tidak setiap waktu bisa mengontrol. Personel kami pun masih terbatas,” terang Bergas.

Ketua Harian Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Samarinda Adji Suwignyo menuturkan, pendidikan seks di usia dini memang sangat perlu.

“Mereka memang perlu pembekalan seks. Orang tua harus membuka komunikasi yang baik terhadap anak-anaknya. Agar anak bisa terbuka untuk menceritakan hal-hal yang ingin dia ketahui,” ujar Adji. (TT/int)

Raja Nainggolan pun Ikutan, Katanya: Pokoknya Om Telolet Om


TobaTimes - Heboh ‘Om Telolet Om’ sungguh menyihir seluruh belahan dunia. Setelah musisi dan selebritas dunia, kini para  sepakbola dunia ikut dengan demam klakson bus itu.

Radja Nainggolan.
Pemain Belgia berdarah Batak Radja Nainggolan yang dekat dengan Indonesia, juga ikutan. Setelah mengetahui asal-usul darah yang mengalir di tubuhnya dan mengunjungi Indonesia, ia seperti tak bisa melepaskan diri dari negara asal ayahnya itu.

Kepedulian dan perhatiannya untuk Indonesia pun ia tunjukkan kala Timnas Indonesia berlaga di Piala AFF 2o16 lalu dengan selalu meng-kicau-kan dukungan dan harapannya untuk keberhasilan skuad Merah Putih.

Kini, ‘Om Telolet Om’ yang memang diawali dari Indonesia dan menggema di seluruh penjuru dunia pun sudah menjangkitinya. Melalui akun twitter miliknya, Radja pun ber-cuit meski ia tak mengerti betul apa itu artinya:

"INDONESIA : OM.TELOLET.OM #omteloletom whatever that means…” cuit Radja.

Sebelumnya, eks kaptem Jerman Michael Ballack pun dibuat kebingungan manakala mendapati ‘Om Telolet Om’ itu membanjiri jagat internet dari Indonesia. Ballack kemudian mengunggah postingan tersebut melaui akun twitter miliknya. (TT/int)

21.12.16

Ibu Ini Jual Diri untuk Biayai Kuliah Anak


TobaTimes - Senin (19/12/16) malam, Polres Tabanan, Bali, menggerebek lokalisasi di Terminal Pesiapan. Hasilnya, ada lima pekerja seks komersial (PSK) yang terjaring razia.
Ilustrasi.
Salah satu PSK yang bernama Giana (37) mengaku terpaksa menekuni profesi sebagai penjual jasa esek-esek itu. Perempuan yang hanya lulusan sekolah dasar itu merasa terdesak oleh tuntutan ekonomi.

"Ya mau bagaimana lagi karena keadaan. Sudah ditinggal suami, sekarang kebutuhan anak saya kuliah banyak,” ungkap ibu satu anak itu.

Sebelumnya, Satuan Sabhara Polres Tabanan juga telah mengamankan lima orang PSK dari Terminal Pesiapan lengkap dan seorang pria hidung belang.  Praktik prostitusi di Persipan sebenarnya sudah berlangsung sejak lama.

Peminat PSK di Persipan pun datang dari berbagai kalangan. Mulai dari masyarakat umum, sopir truk hingga pelajar.

Namun, di balik keberadaan lokasi prostitusi tersebut tak sedikit masyarakat disekitar lokasi yang risi. Sebab, di lokasi itu juga ada tempat suci berupa musala.

Sedangkan, salah seorang pedagang yang sering kali berjualan di sekitar Terminal Pesiapan, Nu Made Sudi (40) menyebut razia itu kurang maksimal.

Sebab, razia dilakukan saat lokalisasi Persipan masih sepi PSK. “Siang dan sore biasanya akan semakin ramai,” ujarnya. (TT/int)

19.12.16

Pacaran dengan Ibu-ibu, Dipergoki Anaknya, Akhirnya...


TobaTimes - Hubungan percintaan dua insan beda usia berujung ke ranah hukum. Pemuda bernama Azmi alias Jemek (23), memiliki kekasih seorang perempuan bernama Sri (40) dan sudah memiliki anak gadis, Ayu (20).
Ilustrasi.
Tepatnya Sabtu (17/12/16), Jemek sedang tidur di kamar sang kekasih di Jalan Karya Darma, Medan Johor. Ketika itu Sri sedang tidak rumah. Sementara anak Sri yang bernama Ayu (22) baru pulang dan hendak mengambil laptop di kamar ibunya. Padahal, selama ini kebersamaan Jemek dan Sri selalu luput dari pengetahuan anaknya.

Saat hendak mengambil laptop, dia melihat seseorang yang sedang tertidur pulas. Tak ayal dia meneriaki maling. Teriakan itu membuat warga sekitar terperanjat dan mengempung sang pelaku.

Mengetahui ada orang ramai di rumah kekasihnya, Jemek terperanjat. Alhasil, Jemek nyaris jadi bulan-bulanan massa, dia pun akhirnya digiring ke kantor polisi.

Kepada petugas, Jemek mengaku, sebelum kejadian itu dia diminta oleh Sri untuk datang. Lantas Pria bertubuh kekar ini pun tak dapat menolak permintaan Sri. Pasalnya di antara mereka sudah ada kesepakatan untuk saling memberi dan menerima, khususnya dalam urusan tertentu.

Jika Jemek menolak, tentu sang kekasih akan marah besar karena mengingkari kesepakatan itu.

“Kami pacaran Pak. Aku datang ke rumah itu karena diminta Sri. Kami memang sudah membangun kesepakatan agar saling memberi dan saling memahami. Aku takut, jika menolaknya dia marah sama aku,” kata Jemek kepada penyidik Mapolsek Delitua, Senin (19/12/16).

Menurutnya, mereka memang sudah sering berduaan di rumah itu, terlebih saat anak-anak Sri sedang tidak di rumah. “Sudah sering Pak. Kami kadang sama-sama memasak dan lainnya. Aku sayang sama dia Pak,” ucap Jemek.

Kapolsek Delitua AKP Wira Prayatna membenarkan kalau Jemek diarak warga ke Mapolsek Delitua karena tuduhan pencurian.

"Namun unsur pencurian itu belum ditemukan. Sebab dia datang ke rumah itu atas permintaan pemilik rumah. Tetapi, apakah ada unsur pidana dalam kasus ini, kita sedang menyelidikinya,”  ujar wira. (TT/int)

Mahasiswi Tewas Usai Minum Kopi di Kafe


TobaTimes - Mahasiswi Djuanda Bogor bernama Sitroneli (21), tewas usai minum kopi dan makan pizza di Cafe Rollas, Jalan Antang I Palangka Raya, Minggu (18/12/16).

Ilustrasi.
Sebelum tewas, Sitroneli sempat muntah darah usai minum kopi di cafe tersebut. Sitroneli berada di Palangka Raya dalam rangka mengikuti program Kementerian Ristekdikti yakni pertukaran mahasiswa dan melakukan studi di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMP).

Wakil Rektor IV UMP DR HM Yusuf MAP ketika dikonfirmasi Minggu malam membenarkan kejadian tersebut. Yusuf menyebut Sitroneli adalah mahasiswi Djuanda Bogor.

"Betul, korban adalah mahasiswi Universitas Juanda Bogor. Dia merupakan satu dari 15 rombongan mahasiswa Univ. Juanda yang sedangn mengikuti program Kemenristrkdikti untuk pertukaran mahasiswa dengan UMP,” kata Yusuf.

Yusuf mengatakan, peristiwa nahas itu terjadi 4 orang mahasiswa, termasuk korban bermaksud bersantai di Cafe Rollas. Di cafe tersebut korban dan ketiga temannya memesan pizza dan kopi yang belum diketahui jenisnya.

Tidak berapa lama kemudian, setelah makan piza dan minum kopi, korban muntah darah berkepanjangan hingga kemudian dievakuasi ke RSI Muhammadiyah Palangka Raya.

"Tapi nyawa korban rupanya tidak tertolong. Sekitar pukul 20.30 WIB, dokter menyatakan korban meninggal dunia,” kata Yusuf.

Menurut Yusuf, saat ini kasus tersebut tengah ditangani pihak Polda Kalteng. Polisi juga memeriksa tiga mahasiswa yang menemani korban makan minum di Cafe Rolas. (TT/int)

15.12.16

Istri Ceraikan Suami Karena Tak Bisa Memuaskan Hasratnya


TobaTimes - Sebut saja namanya Unto (45), seorang anggota TNI Angkatan Laut yang bertugas di Pelabuhan Tanjung Perak.  Dia rela pulang­pergi (PP) Jember­Surabaya untuk bertemu anak istri setiap hari.
Ilustrasi.
Tapi karena kelelahan di jalan, seringkali Unto tidak bisa memberikan nafkah batin ke sang istri, sebut saja namanya Mela (40). Tapi sedihlah nasib kawan ini. Bayangkan, ia rela pulang pergi Jember-Surabaya yang waktu tempuhnya bisa mencapai sekitar 5-6 jam, demi bertemu dengan istri dan anak-anaknya tiap hari.

Tapi perjuangan pulang-pergi Jember-Surabaya tiap hari itu dibalas istrinya dengan air tuba. Mela mengajukan gugatan cerai karena menganggap bahwa suaminya tak bisa memuaskan hasratnya.

"Istri itu pikirannya begitu (berhubungan badan, red) saja. Padahal kalau saya egois, tidak mungkin saya PP Jember-Surabaya, kan jauh dan capek. Tiap hari berangkat pukul 03.00 pagi, pulang sore pukul 17.00,” kata Unto di sela sidang gugatan cerainya di Pengadilan Agama (PA) Klas I Surabaya.

Dalam sidang itu, gugatan yang diajukan Mela adalah karena faktor biologis. Mela menyatakan tidak puas dengan suaminya. Ia merasa suaminya sering ’keluar’ lebih dulu, sementara dia belum apa­apa. Belum lagi, sang suami kerap beralasan capek kalau dia lagi sedang pingin.

Untuk gugatan cerai dari sang istri, Unto mengaku tidak keberatan. Bahkan dia akan dengan senang hati membantu mempercepat perceraian itu karena sang istri memang meminta. Namun untuk tuntutannya, Unto mengaku sangat keberatan sampai meminta bantuan seorang pengacara.

Sebab untuk cerai, Mela menuntut macam­macam. Mulai dari harta gana-gini rumah di Jember, sampai jatah nafkah untuk anak­anak selama setahun. Unto mengaku tidak akan memberikan tempat tinggal mereka di Jember, karena rumah itu adalah hasil kerja kerasnya.

Mela memang ikut bekerja membantu nafkah rumah tangga. Tapi menurut dia, Mela lebih banyak mengirimkan hasil kerjanya itu ke orang tuanya yang tinggal di kawasan Demak, Surabaya.

"Istri saya memang asli Surabaya, tapi dinas di Jember. Dia itu memang sejak dulu wanita yang kurang bersyukur. Coba lihat teman­teman saya yang lain. Karena suaminya kerja jauh, mereka milih tinggal di basecamp karena capek kalau harus pulang­pergi,” ujar Unto.

Unto mengakui, dia memang kelelahan di jalan karena jarak yang terlalu jauh pulang pergi Jember­Surabaya. Akan tetapi, Mela seakan tidak mau tahu dan tidak pernah melihat kondisi fisik suaminya yang kini sudah menginjak usia 45 tahun.

“Pokoknya dia minta dilayani set-set wes, langsung tancap gas. Di situ, saya sering menggos-menggos dan akhirnya ya nyerah duluan kalau di ranjang sama istri," katanya. (TT/int)

Mahasiswi Cantik Ini Hilang Misterius, Ada Bercak Darah Tertinggal...


TobaTimes, Kalteng - Seorang mahasiswi cantik bernama Norhalissa Aditya (18), tiba-tiba hilang secara misterius. Mahasiswi yang kuliah di Kampus IV Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMP) Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng), itu hilang dari kios fotokopi tempatnya bekerja.

Norhalissa Aditya.
Dia pergi tanpa memberi tahu keluarga maupun temannya. Selain itu, ditemukan bercak darah di kios fotokopi tempatnya bekerja. Kehilangan Norhalissa membuat geger warga Jalan Trans Kalimantan, kilometer 10, Desa Pulang Pisau, Rabu (14/12). Terlebih, warga menemukan bercak darah di tempat kerja Norhalissa.

Kakek Norhalissa, Hidayat, mengatakan, cucunya tidak pernah bertingkah aneh seperti pergi meninggalkan rumah tanpa pamit. Norhalissa, kata dia, bersekolah dan tinggal di Desa Anjir Kalampan, Kecamatan Kapuas Barat. Namun sejak kuliah di UMP Pulang Pisau, Norhalissa pindah ke Pulpis ikut mereka.

Menurut Hidayat, kehilangan Norhalissa baru diketahui pada Rabu pagi (14/12). Saat itu, Hidayat baru pulang menyadap karet di kebun. Ketika sampai di kios, Nisa (sapaan Norhalissa) sudah tidak ada.

"Pas kami pulang (menyadap karet) sekitar pukul 8.30 dia sudah tidak ada. Kami cari dan tanya tetangga di sekitar juga tidak ada. Anehnya, kios masih buka dan ada beberapa yang berantakan,” ujar Hidayat.

Hidayat menduga Norhalissa menjadi korban perampokan. Sebab, uang dan emas di kios miliknya juga hilang. Kondisi kios juga berantakan. Namun anehnya tidak ada tetangga yang tahu kejadian tersebut.

“Uang yang ada di laci Rp 500 ribu, cincin emas sekitar 15 gram juga hilang. Pas kami lihat, rupanya ada bercak darah juga di lantai. Kami tanya tetangga kanan-kiri tidak tahu ada kejadian apa di sini,” ujar Hidayat. (TT/int)

13.12.16

Sedih Bah! Bunuh Diri Karena Cintanya Ditolak Wanita yang Sudah Bersuami


TobaTimes, Jakarta - Seorang pria yang masih muda berinisial JMS (19), ditemukan tewas tergantung dengan leher terjerat di sebuah kamar kos di kawasan Kayu Manis, Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (11/12). Dia diduga mengakhiri hidupnya karena patah hati.
Ilustrasi.
Kasubag Humas Polres Jakarta Timur AKP Wasiem mengatakan, mayat pemuda itu ditemukan saksi ML (30) dalam kondisi terikat di atap pintu kamar kostnya.

"Jadi saksi datang ke tempat korban dengan mengetuk pintu, namun tak ada jawaban, lalu saksi ini mengintip ke dalam dan melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di dalam. Saksi pun langsung membuka pintu kamar kos korban yang sudah tak bernyawa," ujar Wasiem kepada wartawan, Senin (12/12/16).

Dia menambahkan, saksi yang mengetahui bahwa korban sudah tak bernyawa, sempat teriak histeris sehingga mengundang salah satu teman kos korban, Cica Nuryessu (20), datang dan mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi.

"Cica yang menghampiri sempat kaget dan keduanya langsung melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat, untuk selanjutnya pihak kepolisian langsung datang ke lokasi."

Salah satu saksi mengatakan, sebelum mengakhiri hidupnya, korban sempat mengutarakan isi hatinya namun ditolak oleh saksi yang diketahui sudah memiliki suami.

"Jadi korban ini sangat mencintai si saksi, namun saksi ini menolak karena sudah memiliki pendamping hidup. Korban pun sempat mengatakan akan melakukan sesuatu terhadap dirinya, namun itu baru dugaan bahwa korban mengakhiri hidupnya lantaran ditolak," katanya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas kepolisian, korban memang mengakhiri hidupnya dengan mengikatkan kepalanya menggunakan kain seprai berwarna merah.

"Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan untuk visum lebih lanjut korban dibawa ke rumah sakit terdekat," ujarnya. (TT/int)