18.9.16

Tangisan Bayi Meraung di Kebun Sawit, Tali Pusar Belum Dipotong


TobaTimes-Lagi asik bersihkan ladang, Robialim (30) warga Dusun II, Desa Padang Pulau, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan dikejutkan dengan suara tangisan seorang bayi laki-laki yang dibuang di kebun kelapa sawit milik Jul.
Bayi laki-laki yang dibuang di kebun sawit.
Bayi tersebut dibiarkan berada di bawah pohon sawit dan diselimuti kain panjang dengan kondisi tali pusar masih belum dipotong.

Robialim mengatakan, Jumat (16/9) sore hari saat ia lagi membersihkan ladang, tiba-tiba Robialim mendengar suara tangisan bayi di kebun kelapa sawit milik Jul.

“Setelah mendengar tangisan tersebut aku langsung mendatangi di mana arah suara bayi tersebut. Dan aku langsung terkejut melihat bayi laki-laki yang belum putus tali pusarnya yang diselimuti dengan sepotong kain panjang," kata Robialim.

Setelah melihat itu, Robialim langsung mengangkat bayi itu dan membawanya ke rumah bidan desa yang berada di Dusun V, Desa Padang Pulau. Sesampainya di rumah bidan, bayi tersebut langsung dipotong pusarnya Robialim langsung memanggil pihak kepala desa untuk melaporkan kejadian ini.

“Bidan itu terkejut melihat saya menggendong bayi. Oleh bidan tersebut, saya ditanyai itu anak siapa, dan saya bilang saya temukan di kebun sawit. Oleh bidan itu tali pusat bayi itu lalu dipotong,” katanya.

Setelah disampaikan kepada kepala desa, lalu kepala desa melaporkan penemuan bayi tersebut ke polisi. Kasat Reskrim AKP Bayu Putra Samara SIK didampingi Ipda M Khomaini SIK bersama personil Reskrim langsung berangkat ke Bandar Pulau untuk melakukan penyelidikan siapa orang tua bayi.

Didampingi kepala desa, polisi membawa bayi tersebut ke Puskesmas Aek Songsongan untuk dilakukan perawatan lebih lanjut.

"Kondisi bayi laki-laki itu dalam keadaan sehat dan berat badan 3 kg, dan saat ini pihak Polsek Bandar Pulau akan melakukan penyelidikan siapa orang tua bayi tersebut," ujar Kapolres Asahan AKBP Tatan Dirsan Atmaja SIK melalui AKP Amdi Karna SIK.

Sementara dokter Roy Sitorus yang menangani bayi malang itu mengatakan, bayi itu diprediksi berusia satu hari. “Bayi tersebut sehat dan sudah dalam penanganaan medis,” kata dr Roy Sitorus. (TT/int)

0 comments:

Post a Comment