24.9.16

Kasus DBD di Asahan Meningkat Setiap Bulan

 
Ilustrasi fogging.

TobaTimes, Kisaran - Sejak periode Januari-Agustus 2016 di Kabupaten Asahan, tercatat ada 267 kasus demam berdarah dengue (DBD) dan ada 8 korban meninggal dunia.

Hal ini disampaikan plt Kepala Dinas Kesehatan Asahan dr Hidayat MKes, melalui Kasi P2P (Pemberantasan dan Penanggulangan Penyakit) Dinas Kesehatan Safrin Sanja SKM, kepada METRO ASAHAN, Jumat (23/9). Angka tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan kurun waktu 2015, yang tercatat ada 174 kasus dan 1 korban meninggal.

Puncak wabah DBD terjadi pada Agustus, sebanyak 110 kasus. Kasus DBD yang paling banyak terjadi di Kecamatan Pulau Rakyat, sebanyak 55 kasus dari Januari sampai Agustus. Untuk Agustus saja, ada 45 kasus.

Safrin Sanja mengatakan, angka tersebut kembali meningkat, hingga Agustus sampai September ini, kasus DBD menjadi 346 orang dengan rincian 12 orang meninggal dunia dengan data tertinggi terjadi di Kecamatan Pulau Rakyat sebanyak 69 orang terkena DBD dan 3 orang meninggal. Lalu Kecamatan Buntu Pane, ada 37 orang dengan angka meninggal dunia 0 dan di urutan ketiga Kecamatan Rahuning sebanyak 28 orang, meninggal 0.

Dikatakan, peningkatan DBD ini karena adanya perubahan iklim yang tidak menentu, sehingga membuat perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti sebagai vektor penyebar virus dengue semakin meningkat.

Hal itu diperparah dengan perilaku masyarakat yang cenderung kurang menjaga kebersihan tempat tinggal dan lingkungan, seperti menampung air dalam bak-bak penampungan tanpa menjaga kebersihannya, menjadikan wadah tersebut menjadi sarang ideal bagi jentik-jentik nyamuk. Kondisi itu menyebabkan nyamuk berkembang biak sepanjang tahun dan memakan korban.

Menanggapi kondisi itu, Ketua Komisi D DPRD Asahan Nurlela Panjaitan menyarankan dilakukan fogging berkala. Contoh setiap enam bulan sekali bila perlu tiga bulan karena ada anggarannya dari pemerintah.

Menurutnya, jangan setelah ada jatuh korban baru dilakukan fogging tapi perlu antisipasi jauh-jauh hari, terutama di daerah padat penduduk, seperti di Jalan Lat Sitarda, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur. (TT/int)

0 comments:

Post a Comment