24.9.16

HUT Pepabri Warakawuri, Sekali Pejuang Tetap Pejuang


TobaTimes, Siantar - Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Pepabri Warakawuri) ke-57 tahun dirayakan secara sederhana di Aula Pepabri Jalan WR Supratman, Pematangsiantar, Rabu (21/9).

Pengurus dan anggota Pepabri Warakawuri Siantar foto bersama usai ziarah.
Perayaan tersebut mengambil tema ‘sekali pejuang tetap pejuang’. Seluruh anggota Pepabri Warawakawuri TNI Polri yang mengenakan baju batik tersebut memulai perayaan dengan mengunjungi makam pahlawan. Turut hadir Kasdim 0207 Simalungun, Mayor Inf Adi Sutrisno mewakili Dandim 0207 Simalungun, Ketua DPC Angkatan 45, Ketua LPRI, Penasehat Hukum Pepabri Warawakawuri DR Sarbudin Panjaitan.

Perayaan HUT ke 57 tahun ini seharusnya dirayakan di tanggal 12 September lalu, namun karena pada saat itu merupakan hari raya Idul Adha maka jadwalnya diundur menjadi tanggal 21 September.

Dalam sambutanya, Ketua Dewan Pemimpin Cabang (DPC) Pepabri Warakawuri Pematangsiantar Letkol Purn S Marpaung, saat membaca amanat Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (Ketum DPP) Pepabri Warawakawuri, mengatakan bahwa dalam memperingati HUT Pepabri Warakwuri tidak tertuju hanya kepada aktifitas yang bersifat seremonial, tetapi dijadikan momen intropeksi diri untuk memahami kekurangan selama ini dengan tujuan mendapatkan konsep program Pepabri Warakawuri ke depan.

“Kiranya kita agar selalu mau dan dapat meresapi, mengamalkan dan menindaklanjuti yang terkandung dalam ikrar sekali pejuang tetap pejuang, sehingga akan menjadi pelopor membangun keharmonisan serta mewujudkan ketaatan hukum,” katanya.

Ketua DPC 45 Pematangsiantar Raja Simarmata, juga meminta agar terus menjalankan disiplin pembangunan. “Dimanapun perjuangan kita harus mengenangnya termasuk pejuang yang menjalani pahitnya melawan penjajah. Perjuangan orangtua kita melawan penjajah, itu bertumpah darah dan kita harapkan seluruh Pepabri Warakawuri bisa menjadi contoh,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, lewat penasehat hukum Pepabri Warakawuri Pematangsiantar DR Sarbudin Panjaitan, menyebutkan bahwa peperangan berat yang harus dihadapi bangsa ini lewat generasi muda adalah narkoba dan korupsi. Dua musuh ini sedang merusak perjuangan pembangunan cita-cita dan harapan bangsa.

“Pepabri harus mengambil peran dalam pembangunan yang dilakukan pemerintahan dengan cara memberikan masukan. Tantangan kita saat ini adalah narkoba dan korupsi. Melawan negara (penjajah) lain sudah tidak lagi. Namun narkoba itu sudah merasuki semua lapisan masyarakat,” ungkapnya. (TT/int)

0 comments:

Post a Comment