23.8.16

Petugas BC Luka Diserang Pengawal Monza

TobaTimes-TANJUNGBALAI-Petugas Patroli Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Dan Cukai (BC) Teluk Nibung diserang para pengawal kapan selundupan monza dari Malaysia di Tanjung Jaga Rawi Perairan sungai Asahan, Kabupaten Asahan, Senin (22/8) sekira pukul 02.30 WIB.

Informasi diperoleh, saat itu petugas BC sedang mengamankan 2 kapal yang membawa monza dari Malaysia. Namun puluhan warga yang ada di dua kapal itu langsung menyerang petugas BC dan melemparkan bom molotov, mercon  ke arah petugas. Akibatnya satu orang petugas BC mengalami cedera di tangan dan kaki. Selain itu  2 kapal pengangkut monza tersabut akhirnya terbakar akibat terkena bom molotov.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Teluk Nibung Fuad Fauzy didampingi Kasi P2 M Firdaus mengatakan, kronologis kejadian berawal saat petugas akan melakukan pencegahan terhadap  dua kapal yang bermuatan ratusan ball press sedang melangsir pakaian bekas.

Dalam pencegahan tersebut petugas mendapat perlawanan dari masa penyeludup dan saat itu petugas sempat kewalahan menghadapi aksi anarkis dari para preman tersebut.

Menurut Firdaus, petugas BC sempat meminta agar masa tersebut mematikan api. Tapi permintaan tersebut tidak diindahkan, malah sebaliknya para pengawal monza malah semakin beringas.

Melihat itu petugas BC tidak menyerah dan kapal petugas BC merapat ke kapal penyeludup. Melihat itu para pengawal monza membakar kapal mereka sendiri yang berisikan pakian bekas. Setelah itu para pengawal monza ini melompat ke laut.

"Ketika situasi tidak terkendali, petugas terus merapat ke kapal penyeludup dan kekita itu puluhan masa bayaran menyeburkan diri keair dan membakar kapal mereka sendiri yang berisikan pakaian bekas," kata Firdaus.

Saat petugas ingin melakukan pertolongan kepada para pengawal monza yang melompat ke air, para pengawal monza terus berenang dan menolak untuk ditolong petugas.

"Kemungkinan mereka takut ditangkap sehingga mereka melompat ke air dan ketika kita tolong mereka menolak dengan terus berenang," ucap Firdaus.

Sampai saat ini kata Firdaus, belum ada laporan terjadinya korban jiwa akibat inseden tersebut.

Dan dari pencegahan tersebut, Fuad menjelaskan pihaknya hanya berhasil mengamankan satu unit kapal kecil yang melangsir 23 Ball pres lengkap dengan satu orang nahkoda dan 3 ABK nya.

"Dalam Pecegahan kali ini kita mengamankan satu unit kapal langsir yang berisikan 23 ball pres lengkap dengan satu orang nahkoda dan 3 ABKnya berinisial JI (42), AI (15) dan S (36) yang saat ini masih dalam pemeriksaan petugas," tandasnya. (bbs/int)

0 comments:

Post a Comment