15.11.16

Bertengkar, Anak Tikam Ayah


TobaTimes, Simalungun - Seorang anak dan ayah terlibat pertengkaran dan berakhir dengan aksi penikaman. Peristiwa itu terjadi di Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Simalungun, Minggu (13/11) malam.
Ilustrasi.
Akibatnya kejadian itu, sang ayah, R Saragih (57), Warga Jalan H Ulakma Sinaga Gang Kapten, Huta IV Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, terluka di bagian lengan kirinya. Ia pun mendapatkan perawatan secara intensif di Rumah Sakit Horas Insani, akibat tertusuk pisau yang dilakukan anaknya berinisial ROS (30).

Menurut keterangan warga, peristiwa itu terjadi di rumah Jasman Purba, tetangga korban. Sebelum kejadian, ROS dan ayahnya terlibat perselisihan dan bertengkar mulut.

Tak tahu permasalahannya apa, cekcok di antara keduanya tak kunjung berakhir. Warga menduga, perselihan itu terjadi karena adanya kesalah pahaman antara anak dan ayah itu, hingga membuat sang anak emosi dan mengambil sebilah pisau.

Saat itu, usaha ROS melukai ayahnya dihalangi adiknya bernama L br Saragih (18) yang sedang berada di rumah. Namun itu tak bertahan lama. ROS yang memegang pisau, terus berusaha melukai ayahnya. Tak mau runyam, korban berusaha menyelamatkan diri dengan lari ke rumah tetangganya bernama Jasman Purba. Saat tiba di rumah itu, korban langsung berupaya menutup pintu rumah.

Diduga kalah tenaga, sebelum berhasil menutup pintu, ROS sempat menghujamkan pisaunya ke korban. Tapi korban tetap berusaha mengelak dengan menangkis menggunakan tangan kiri dan terkena tikaman pisau.

Jiran tetangga yang mengetahui kejadian berusaha melerai perkelahian dan menenangkan keadaan pelaku yang sedang dilanda emosi. Akhirnya, ROS menghentikan usahanya untuk melukai ayahnya. Ia pun diamankan warga di kediaman warga lainnya. Sementara korban yang sudah terluka langsung dilarikan ke RS Horas Insani Pematangsiantar.

Pangulu Nagori Rambung Merah M Simarmata, membenarkan adanya perkelahian antara anak dengan ayah tersebut. “Iya benar. Memang ada kejadian tadi malam antara anak dengan bapaknya. Bapaknya terluka dibawa ke RS Horas Insani. Saat ini kami masih menyelesaikan persoalan ini. Karena keinginan keluarga, masalah ini tidak dibawa ke ranah hukum dan diselesaikan secara kekeluargaan,” jelasnya via telepon seluler.

Sementara Kapolsek Bangun AKP Hatopan Silitonga melalui Kanit Reskrim Iptu Juni Hendrianto yang dikonfirmasi, Senin (14/11) siang, juga membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Malam itu kita mendapat laporan dari warga dan langsung turun ke lokasi. Tapi sampai saat ini korban dan keluarga belum membuat laporan secara tertulis ke Polsek Bangun,” jelas Juni. (TT/int)

0 comments:

Post a Comment