14.8.16

Beberapa Fakta Menarik tentang Orang Batak


TobaTimes-Orang selalu menilai Suku Batak identik dengan karakter keras, suara besar dan sikap terang-terangan. Sejatinya tidaklah demikian. Gambaran itu ada kalanya tidak benar dan tampak hanya sebagai lelucon. Sesungguhnya, banyak fakta menarik tentang Batak. Berikut ini antara lain:


1. Memiliki Beberapa Sub Suku

Sebagaimana suku lain, Batak juga Batak yang juga punya beberapa sub, yaitu Batak Toba, Batak Karo dan Batak Simalungun.

2. Menikah dengan Sepupu (pariban)

Batak percaya bahwa pariban (sepupu) adalah rokkap (jodoh). Sepupu di sini bukan sembarang sepupu karena tidak semua sepupu bisa menikah. Sepupu yang dimaksud adalah seperti ini: kalau Anda perempuan, Anda bisa menikah dengan anak laki-laki dari adik perempan ayah. Sedangkan kalau Anda laki-laki, Anda bisa menikah dengan anak perempuan dari adik laki-laki ibu.

3. Martarombo

Orang Batak senang martarombo alias bertutur dan mencari-cari hubungan saudara satu dengan yang lainnya. Jadi, misalnya ketika bertemu dengan orang, hal yang biasa ditanyakan adalah marganya apa, kemudian akan selalu berusaha mencari hubungan pertalian dengan marganya sendiri. Yang terjadi adalah akan hampir selalu ada hubungan saudara bila sesama orang Batak bertemu.

4. Menikah dengan Tuhor

Tuhor artinya uang untuk “membeli” perempuan ketika akan dilamar oleh laki-laki. Uang tuhor inilah nantinya yang akan menjadi biaya pernikahan, membeli kebaya pengantin perempuan, kebutuhan pernikahan lainnya, semua tergantung kesepakatan pihak keluarga laki-laki dan perempuan.

5. Mandok Hata

Artinya adalah bercakap-cakap menjelang tahun baru. Ini merupakan satu kebiasaan orang Batak. Biasanya dilakukan saat kumpul keluarga besar. Saling bercerita mengenai refleksi setahun yang lalu, saling meminta maaf kemudian merencanakan apa yang ingin dicapai di tahun yang akan datang. Biasanya dimulai dari orangtua baru ke anak yang paling kecil.

6. Tidak Boleh Menikah Satu Marga

Buat orang Batak, terlarang untuk menikah dengan yang satu marga dengannya ataupun tidak satu marga tapi masih saudara dalam silsilah. Jadi, dalam adat Batak beberapa marga masih dianggap sebagai satu silsilah sehingga dianggap sebagai saudara jadi tidak boleh menikah. Makanya, dalam setiap perkenalan selalu ditanyakan marga apa supaya jangan kekadung cinta eh terlarang karena marga.

7. Mangulosi

Ulos adalah kain tradisional dari Batak, sama seperti batik dari Jawa dan kain tenun NTT. Ada bermacam-macam jenis ulos, semua tergantung dengan fungsi pemakaiannya. Setiap upacara, baik itu pernikahan, kematian,  memiliki penggunaan kain ulos yang berbeda pula. Bahkan tidak jarang menunjukkan strata seseorang dalam lingkungan sosial.

8. Rumah Batak

Rumah Batak memiliki konsep yang sangat unik dan mengandung makna yang tersirat dalam bentuk bangunannya. Konsep rumah panggung dengan pintu masuk yang rendah yang artinya adalah sebagai tamu selayaknya menghormati tuan rumah dan mengikuti aturan yang ada di dalam rumah tersebut.

9. Cicak dan Orang Batak

Cicak menjadi lambang untuk orang Batak. Layaknya cicak yang ada dimana-mana, mulai dari rumah dengan ukuran kecil, sedang, besar, di perkampungan maupun perkotaan demikianlah seharusnya orang Batak bisa beradaptasi dimanapun dia berada. Dan tidak hanya beradaptasi tapi juga bertahan hidup sekeras apapun permasalahan yang di hadapinya. (Sumber: phinoemo.com/int)

0 comments:

Post a Comment