16.8.16

Rumah Terbakar, Mobil Honda Accord dan Terrano Ikut Hangus

MetroSiantar.com, Siantar-Kebakaran satu unit rumah milik Amirullah (60), nyaris menelan korban jiwa karena anaknya Azjrak (27), sempat disulut kobaran api yang menjalar dengan cepat. Dalam peristiwa ini, 6 orang sedang berada di dalam rumah tetapi mereka tidak bisa berbuat banyak selain membawa satu unit koper berisi surat-surat penting.



Dua unit mobil mereka merk Honda Accord dan Nisan Terano ikut hangus dengan cepat di Jalan Brigjen Rajamin Purba, Kelurahan Sigulang-gulang, Kecamatan Siantar Sitalasari, Selasa (16/8) sekitar pukul 9.30 WIB.

Sebanyak 5 unit mobil  Pemadam Kebakaran (Damkar) Pematangsiantar ditambah dua unit mobil Damkar SCTC yang datang secara bergantian berusaha semaksimal mungkin melakukan pemadaman. Namun sijago merah tak dapat dipadamkan hingga seluruh bangunan hangus. Kebakaran ini menyita perhatian warga sekitar dan juga para warga yang sedang melintas. Dan hal itu sempat mengganggu kerja para petugas. Beruntung pihak kepolisian dari Polres Pematangsiantar segera mengatur lalu lintas dan meminta warga menjauhi titik api agar tidak menyulitkan petugas.

Kebakaran belum dapat dipastikan apa penyebabnya. Namun pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan. Sementara dari pengakuan salah satu anak korban, Fahmi (25), api muncul dari bagian atas palfon rumah mewah berukuran 20x15 meter. "Saya tadi lagi memanasi mesin mobil. Tiba-tiba ada api. Saya coba keluar dari garasi menuju dapur dan disitu saya lihat abang saya sudah kena api. Saya coba saja tarik dan kami keluar. Saya tidak tahu persis darimana asal apinya karena tiba-tiba sudah ada kobaran. Perkiraan saya dari atas dapur," jelasnya.

Fahmi menceritakan, posisinya memanaskan mobil di garasi mobil dengan dapur hanya berbatasan tembok yang dilengkapi pintu dan hal ini yang diduga membuat api cepat merambat. "Mungkin karena api itu dekat mobil dan disana ada minyak. Apinya begitu cepat dan sempat juga tadi ada ledakan. Kita tidak bisa menyalamatkan barang-barang lagi. Abang saya juga sudah dilarikan ke klinik. Kondisinya cukup parah kayaknya," terangnya sambil menangis kepada sejumlah petugas kepolisian dan wartawan.

Sementara Amirullah menyatakan bahwa saat kebakaran ia dan anaknya serta istrinya berada didalam rumah. "Semua lagi di rumah. Apinya sangat cepat. Kayaknya tidak sampai 30 menit. Kami hanya berusaha menyalamatkan diri," ucapnya.

Tepisah, pihak klinik umum JMC (Johannson Medical Clilic) dr Willy Johan mengatakan bahwa laku yang dialami Azjrak berada dibagian kedua tangan dan kaki. "Kondisi kebakaran korban sekitar 30 persen. Dan saat ini korban sudah dirujuk ke Rumah Sakit Vita Insani," terangnya.

Kapolsek Siantar Martoba AKP Hilton Marpaung mengatakan masih melakukan penyelidikan. "Kita belum tahu penyababnya dan ini masih dalam penyelidikan. Sebagian anggota keluarga korban saat ini sudah dievakuasi tetapi masih sulit untuk diminta keterangan," terangnya singkat.(metrosiantar.com).

0 comments:

Post a Comment