27.9.16

Tewas Tertimpa Pohon Sawit di Dekat Kuburan Keluarga


TobaTimes, Simalungun - Manoar Simanjuntak (60) alias Amani Bottor, warga Huta Unong Manik, Nagori Pokkan Baru, Kecamatan Hutabayuraja, Simalungun, tewas setelah tertimpa pohon sawit, Senin (26/9) sekira pukul 13.00 WIB.

Ilustrasi.
Amani Bottor meninggal tak jauh dari lokasi tanah wakaf Unong Manik Rappa, yang tak lain adalah pekuburan keluarganya.

Berdasarkan informasi, pada saat peristiwa naas itu, korban memang ingin menebang pohon sawit yang berdekatan dengan kuburan kelurganya tersebut. Sebab dia khawatir pohon yang posisinya agak miring itu akan menimpa kuburan keluarganya jika suatu waktu pohon sawit tersebut tumbang.

Untuk menghindari hal itu tidak terjadi, ia pun menghubungi Mangihut Tua Malau, salah seorang tukang chainsaw kayu di kampungnya.

Selanjutnya korban bersama dua rekannya, masing-masing Sabar Sirait dan Rudi Hartono Sidabutar, serta Mangihut Tua Malau pergi ke tanah wakaf Unong Manik Rappa.

Agar yang mereka tebang tidak jatuh ke kuburan, maka korban bersama dua rekannya menahan pohon sawit tersebut menggunakan galah terbuat dari fiber.

Namun sayang, ketika pohon itu tumbang, korban diduga kurang hati-hati sehingga tidak sempat mengelak dan akhirnya tertimpa dan tewas di TKP. Sementara dua rekannya  yang lain mampu menyelamatkan diri.

Kapolsekta Tanah Jawa Kompol Anderson Siringoringo didampingi Pangulu Bahari Sitinjak ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, membenarkan adanya korban tewas tertimpa pohon sawit tersebut.

Namun menurut Kapolsek, keluarga tidak keberatan atas kematian korban dan menganggapnya peristiwa tersebut murni akibat kecelakaan kerja. (TT/int)

0 comments:

Post a Comment