21.11.16

Tobasa Butuh 868 Guru SD dan SMP


TobaTimes, Balige - Jaminan kualitas pendidikan tentunya tidak terlepas dari ketersediaan dan kompetensi tenaga pendidik. Meski tidak mudah, namun dalam prakteknya di lapangan hal itu harus terpenuhi.

Ilustrasi.
Seperti halnya di Kabupaten Tobasa, hingga saat ini Dinas Pendidikan Dasar (Dikdas) di daerah itu masih butuh sebanyak 868 guru. Untuk menutupi kekurangan itu, instansi terkait memberdayakan tenaga honor.

"Sebenarnya, untuk tingkat SD dan SMP negeri, kita masih butuh guru sebanyak 868 orang. Untuk menutupi kekurangan itu, kita berdayakan tenaga honor. Seperti, honor kontrak dan honor komite sebanyak 868 orang. Sehingga kebutuhan guru tertutupi," ujar Kepala Dinas Pendidikan Tobasa Lalo H Simanjuntak ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/11).

Di Tobasa ada 227 SD dan 51 SMP. Sementara guru PNS hanya 2.102 orang. Sehingga masih butuh tenaga guru.

"Bicara rasio, perbandingan antara jumlah siswa dengan jumlah guru, memang belum memadai. Idealnya, 1 guru untuk 30 siswa. Namun itupun tidak bisa kita jadikan dasar untuk menghitung kebutuhan guru di Tobasa. Tetapi kebutuhan guru sesuai rombongan belajar. Contohnya, di salah satu SD, ada yang siswanya dari kelas 1 hingga 6 hanya 60 orang. Jadi mana mungkin cukup 2 atau 3 guru di sekolah tersebut," katanya.

Bicara kualitas pendidikan, pihaknya terus berupaya melakukan pembenahan, baik sarana dan prasarana, juga peningkatan SDM tenaga didik.

"Yang menjadi jaminan kualitas pendidikan, pertama guru harus cukup. Itu telah kita benahi dengan mengangkat tenaga honor kontrak dan komite.

Sebenarnya, kita harapkan seluruh guru PNS, tetapi tidak memungkinkan oleh aturan-aturan. Kemudian guru-guru yang berkompetensi, itu sudah kita laksanakan beberapa tahun belakangan  bekerjasama USAID memberikan pelatihan kepada guru, kepala sekolah dan pengawas. Kemudian sarana dan prasarana, itu juga kita upayakan maksimal sesuai kebutuhan," paparnya.

Dibanding tahun lalu, mutu pendidikan di Tobasa meningkat. Alat ukurnya, telah adanya siswa Tobasa yang menjadi duta Sumatera Utara pada olimpiade sains. Ditingkat kompetensi siswa LKS juga, termasuk prestasi dalam bidang non akademis.

"Kemudian, tahun ini, ada sebanyak 760 alumni kita yang masuk perguruan tinggi negeri dari sebanyak 2.100 lulusan. 46 orang di ITB, ini termasuk prestasi kita," tandsanya. (TT/int)

0 comments:

Post a Comment