7.11.16

Warga Tanjungbalai Sulit Dapat Elpiji 3 Kg


TobaTimes, Tanjungbalai - Masyarakat Tanjungbalai kembali mengeluh dan resah disebabkan susahnya memeroleh gas elpiji tabung 3 kg. Tabung gas subsidi pemerintah itu raib bak ditelan bumi.

Ilustrasi.

Belakangan akhirnya muncul di pasaran, tapi harga melebihi batas harga eceran tertinggi (HET) di Kota Tanjungbalai, yaitu berkisar antara Rp20 ribu sampai Rp25 ribu per tabung. Seharusnya, sesuai HET hanya Rp16 ribu per tabung.

“Lama hilang dari pasar dan tiba-tiba muncul, tapi harganya mahal. Tak sesuai HET,” keluh Santi, salah seorang ibu rumah tangga di Pasar Baru, Minggu (6/11).

Anggota DPRD Kota Tanjungbalai Herna Veva saat membacakan pandangan umum mendesak Kepala Dinas Perdagangan dan Kabag Perekonomian segera menstabilkan harga dan melakukan evaluasi kinerja seluruh pangkalan yang ada di Kota Tanjungbalai. Ia mengatakan, jika dihitung dari jumlah tabung untuk masyarakat sudah sangat mencukupi, yaitu sebanyak 126.945 tabung per bulan.

Atas kelangkaan gas LPG 3 kg ini, Veva mencurigai adanya permainan dari para agen-agen untuk menaikkan harga LPG diatas harga HET atau disinyalir adanya penyeludupan gas LPG 3 kg keluar daerah kota Tanjungbalai, dan Fraksi PDI Perjuangan berharap hal ini segera dituntaskan secepatnya.

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Buyung Pohan, meminta jawaban dari Pandangan Fraksi berdasarkan jawaban Walikota pada Paripurna DPRD, Rabu (2/11) lalu yang mana Walikota memberi jawaban bahwa dari tanggal 3 sampai tanggal 5 November (3 hari) akan mendroping gas elpigi 3 kg kepada masyarakat, namun sampai saat ini belum ada kejelasan, untuk itu Buyung Pohan mendesak Walikota agar Agen segera menyalurkan ke masyarakat sesuai mekanisme. (TT/int)

0 comments:

Post a Comment