11.11.16

Sungai Asahan Meluap, 573 Rumah Terendam Banjir


TobaTimes, Asahan - Sungai Asahan meluap, Kamis (10/11). Ketinggian air diperkirakan mencapai 1,5 meter. Akibatnya, aktivitas warga lumpuh di tiga desa di Kecamatan Tinggi Raja.

Banjir akibat luapan Sungai Asahan.
Ada ratusan rumah terendam banjir. Banjir tersebar di tiga desa di Kecamatan Tinggi Raja, Asahan, yakni ; Desa Teladan, Sidomulyo dan Piasa Ulu.

Menurut warga Desa Piasa Ulu bernama Muliono (40) dan Paimin (37), kepada METRO ASAHAN, banjir diperkirakan mulai pukul 06.00 WIB. Namun banjir terparah mulai pukul 08.00 WIB. Pagi itu, air datang secara bergelombang dengan membawa kayu dan batu-batuan.

‘’Ini banjir kiriman datang dari Bandar Pulau dan Mandoge,” ujar keduanya.

Melihat ketinggian air mencapai 1,5 meter, warga bahu membahu mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman.

Namun proses evakuasi barang-barang sempat terkendala karena akses jalan dari desa ke desa lumpuh. Hampir seluruh akses jalan terendam banjir. Dan, ketinggian air mencapai 1,5 meter.

Untuk memperlancar proses evakuasi, mereka dibantu petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan. Seluruh barang-barang berharga dievakuasi menggunakan perahu karet milik BPBD.

Menurut keduanya, banjir kali ini merupakan yang terbesar kedua setelah banjir yang terjadi tahun 1989. Pada tahun 1989, ketinggian banjir hampir 2 meter. 

Soal bantuan, Pemkab Asahan langsung bergerak cepat dan tanggap membantu masyarakat dengan memberikan sembako kepada masyarakat. Petugas BPBD juga turut membantu proses evakuasi terhadap warga yang terjebak banjir.

‘’Kita berharap banjir segera surut agar kami bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” harap keduanya.
Menurut data dari pihak Kecamatan Tinggi Raja, jumlah warga terdampak banjir sebanyak 573 kepala keluarga (KK)dan sebanyak 25 orang terpaksa diungsikan. Untuk penanganan korban banjir Pemkab Asahan telah mendirikan posko bantuan di empat lokasi, tersebar di Desa Teladan dan Desa Sidomulyo.

Selain mengevakuasi barang-barang berharga, warga juga tampak mengungsikan ternak mengantisipasi adanya banjir susulan. Apalagi belakangan ini curah hujan sangat tinggi.

Camat Tinggi Raja Armansyah, yang ditemui di lokasi banjir menuturkan, begitu mendapat laporan warga ada banjir pada Kamis pagi, saat itu juga ia langsung menghubungi pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan. Selanjutnya mereka bersama petugas dari BPBD langsung turun ke lokasi memberikan bantuan terhadap para korban banjir.

Menurut data mereka, ada 573 KK terkena dampak. Para korban tersebar di tiga desa di Kecamatan Tinggi Raja. (TT/int)

0 comments:

Post a Comment