26.10.16

Kaca Mobil PNS Dipecah Rampok, Surat-surat Berharga Raib

TobaTimes, Siantar - Aksi pencurian dengan cara memecah kaca mobil kembali terjadi di Pematangsiantar. Kali ini korban S Manullang (40), Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pertanian (Distan) Pemko Siantar.

Ilustrasi.
Akibatnya, tas warna hitam berisi surat-surat penting milik warga perumahan Bersatu Maju, Jalan Rondahaim, Kecamatan Siantar Martoba itu raib dibawa lari pelaku, Rabu (26/10).

korban S Manullang mengatakan, peristiwa ini terjadi saat korban hendak membayar tagihan listrik ke loket resmi pembayaran listrik di Jalan MH Sitorus Blok A No 1, Kelurahan Timbanggalung, Kecamatan Siantar Barat.

“Usai mengantar anak saya ke sekolah sekira pukul 08.00 WIB saya pergi ke Jalan MH Sitorus hendak membayar rekening listrik,” ujarnya

Di Jalan MH Sitorus, dia memarkirkan mobil Chevrolet warna silver BK 808 SG di beram sebelah kanan jalan, tepatnya di depan kantor Pajak Wilayah DJP Sumut. Kemudian dia meninggalkan mobil dalam kondisi pintu terkunci dan kaca tertutup, lalu beranjak menuju kantor pembayaran listrik.

"Karena kantor pembayaran listrik tampak masih tutup, saya pun singgah ke NC Club, sambil menunggu kantor pembayaran listrik tersebut buka,” katanya.

Karena keasikan ngobrol, korban baru keluar dari NC Club sekira pukul 12.00 WIB. Selanjutnya korban menuju mobilnya hendak mengambil uang di dalam tas warna merah yang ditinggal di dalam mobilnya, yang mana uang tersebut untuk membayar tunggakan rekening listriknya. Tiba-tiba korban menjerit, saat melihat kaca mobil sebelah kanan belakang pecah.

Mendengar jeritan korban, seorang anak SMP mendatangi korban dan mengatakan bahwa kaca mobilnya dipecah oleh dua orang pria menumpangisepedamotor Vixion warna merah hitam.

“Menurut informasi anak SMP itu tadi pelakunya dua orang, satu orang nunggu di atas kreta dan satu orang yang agak tua turun dan memecah kaca mobil korban. Anak sekolah itu melihatnya, namun ia diam karena takut. Setelah berhasil mengambil tas warna hitam milik korban, kedua pelaku kabur ke arah Jalan Kartini,” jelasnya.

“Kaca mobil sebelah kanan dipecah. Pelaku mengambil tas warna hitam yang berisikan surat-surat penting, yang saya taruh di jok belakang mobil. Di tas warna hitam tersebut tidak ada uang. Uang saya simpan di dalam tas warna merah ini. Tas merah ini tadinya saya taruh di tengah jok depan mobil saya, tapu pelakunya mengambil tas warna hitam itu aja,” sambungnya.

Polisi hingga saat ini masih menyelidiki kasus tersebut, sejumlah saksi di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) telah dimintai keterangan. (TT/int)

0 comments:

Post a Comment