27.10.16

Dihamili Dua Pacar, Tak Satupun Mau Tanggungjawab


TobaTimes- Nasib gadis belia cantik, sebut saja Mela, sungguh begitu pilu. Gadis yang masih berusia 17 tahun itu digauli oleh dua pacarnya hingga hamil.Dua pacar Mawar itu adalah Andri Septiawan (19), Warga Jalan Sidoyoso dan Lucky (21), warga Jalan Tambak Asri, Surabaya.

Ilustrasi.

Keduanya telah ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kasubag Humas Polrestabes Surabaya Komisaris Polisi (Kompol) Lily Djafar menjelaskan kasus persetubuhan itu bermula saat korban berkenalan dengan tersangka Andri pada Juli lalu. Saat itu korban dikenalkan kepada tersangka melalui temannya. Setelah berkenalan, keduanya akhirnya menjalin hubungan.

“Setelah berhubungan itu, tersangka lantas menyetubuhi korban. Hal itu pertama kali dilakukan tersangka Andri di rumah korban ketika orang tuannya sedang berada di Bali,” ungkap Kompol Lily.

Lily mengatakan setelah pertama melakukan persetubuhan itu, Andri lantas ketagihan hingga akhirnya sering mengajak korban untuk melampiaskan nafsunya.

Bahkan tidak hanya di rumah korban, Andri juga menyetubuhi korban di salah satu kos di Jalan Rembang, Surabaya. “Dalam sebulan menjalani hubungan itu, setidaknya korban sudah digauli hingga 15 kali oleh tersangka,” jelasnya.

Mantan kasubag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak ini menambahkan setelah berulangkali digauli, korban akhirnya hamil.

Mengetahui hal itu, Andri lantas panik hingga akhirnya meninggalkan korban dan tidak mau bertanggung jawab. “Tersangka ini langsung menghindar setelah berulangkali ditagih oleh korban untuk segera bertangung jawab,” ujarnya.

Belum selesai penderitannya, korban mendapat perlakuan yang sama ketika menjalin hubungan dengan tersangka Lucky. Meski baru kenal seminggu, namun korban sudah digauli setiap hari di sebuah kos di Jalan Benowo. Sikap Lucky pun berubah setelah mengetahui jika korban hamil. Dia juga berniat melarikan diri, namun keburu ditangkap polisi.

“Korban mengenal Lucky melalui salah sambung telepon,” terangnya.

Kasus ini terungkap setelah orang tua korban mengetahui gelagat aneh korban yang nampak murung dan ketakutan. Setelah diselidiki dan ditanya, korban mengaku jika dirinya hamil. Mengetahui hal itu, orang tua yang tidak terima langsung melaporkan kasus ini ke polisi.

Saat diperiksa, Andri membantah jika dirinya tidak mau bertanggung jawab atas perbuatannya. Sebab menurutnya Mawarlah yang meninggalkannya dengan alasan ikut pria lain yang lebih mantap dan bertangung jawab. Padahal dia juga siap bertanggung jawab atas perbuatannya.

“Saya sudah siap bertanggung jawab, tapi dia malah memilih pria lain,” terangnya.

Sementara itu, Lucky mengaku tidak tahu jika korban sudah mengandung anak Andri. Dia juga tidak mengenal Andri. Untuk itulah dia akhirnya mengajak pacaran dan menyetubuhi korban setiap hari selama seminggu.

“Saya baru mengetahui korban hamil dan mengenal Andri setelah saya ditangkap ini,” jelasnya. (TT/int)

0 comments:

Post a Comment