17.8.16

Dua Tahun Pisah Ranjang, Tiba-tiba Istri Hamil, Akhirnya...

TobaTimes-Dua tahun pisah ranjang bukan berarti Chin Po (41) tak peduli anak istri. Meski dituntut cerai, tetap saja dia kirim nafkah. Tapi apa lacur, sang istri malah ketahuan hamil 4 bulan.


Tak terima dengan ulah istrinya, Viviani (35), pria keturunan Tionghoa yang menetap di Jalan Perak, Kelurahan Kota Bangun, Medan Deli ini melaporkan kasus perselingkuhan itu ke Polsek Medan Labuhan, Senin (15/8) siang.

Keterangan yang disampaikan Chin Po di kantor polisi, rumah tangga yang dibinanya sudah berlangsung 7 tahun dengan dikaruniai seorang anak yang kini berusia 6 tahun. Untuk menafkahi rumah tangganya, Chin Po berjualan sayur di Pasar Tradisional Jalan Meranti, Medan Petisah, sedangkan istrinya bekerja di salah satu pabrik di KIM.

Dengan kehidupan ekonomi sederhana, rumah tangga mereka terjalin dengan harmonis. Setelah 5 tahun menikah, sejak dua tahun belakangan ini, istrinya mulai memberikan sikap buruk dengan mengajak Chin Po bertengkar. Alasan yang menjadi keributan dalam rumah tangga itu adalah masalah ekonomi.

Padahal, Chin Po selalu mengalah dalam memberikan uang kepada istrinya dengan memberikan semua hasil dagangan. “Tapi sejak dua tahun ini selalu kurang uang yang saya kasih,” ungkap Chin Po.

Keributan itu selalu terjadi setiap pekan, bahkan istrinya selalu minta cerai. Atas nama anak masih kecil, Chin Po selalu mengalah dan menolak perceraian. Puncaknya, setahun lalu, istrinya mengajaknya bertengkar hingga mengusirnya dari rumah.

Tak mau masalah rumah tangganya itu berantakan, Chin Po memilih keluar dari rumah dengan menyewa kamar tak jauh dari rumah tempat tinggal istrinya.

“Walapun kami pisah ranjang, saya tetap kasih uang belanja dengan istri. Tapi, setiap kami jumpa istri saya selalu minta cerai. Tapi saya tak mau, karena masih mikiri anak masih kecil,” beber Chin Po.

Akhirnya, perilaku buruk istrinya mulai terbongkar, Senin (15/8) pagi. Chin Po yang berniat mengantar uang belanja kepada anaknya melihat perut istrinya telah membesar.

Kehamilan itu langsung ditanyakan pria turunan Tionghoa itu. Ternyata, wanita yang masih berstatus istrinya tersebut mengaku telah hamil 4 bulan dengan pria lain.

Mendengar itu, Chin Po terkejut. Keributan antara mereka pun tak terhindar.

“Tadi (kemarin, Red) saya datang ke rumah mau lihat anak. Selama ini saya selalu dilarang lihat anak. Saya lihat perut istri saya sudah besar, saya Tanya, dia ngaku hamil. Rupanya selama ini kerja lembur itu ternyata pergi dengan selingkuhannya,” ungkap Chin Po.

Untuk mengetahui siapa pria yang telah menghamili istrinya, Chin Po mencari informasi dari tetangga. Chin Po hanya bisa mengelus dada begitu mengetahui lelaki lain dalam hidup istrinya itu adalah seorang pemborong bangunan dan sudah sering datang ke rumah. “Pantasan selama ini minta cerai,” ulang bapak satu anak ini.

Tak pelak, Chin Po merasa kesal. Lantas, pria turunan Tionghoa ini melaporkan kasus perselingkuhan istrinya itu ke Polsek Medan Labuhan.

“Saya mau mereka berdua ditangkap karena dia masih status istri saya. Sekarang istri saya sudah hamil, padahal sudah dua tahun saya tidak pernah sama lagi dengan istri saya itu,” kesal Chin Po.

Pihak kepolisian yang telah mendengar keluhan Chin Po mengarahkan kasus yang menimpa dirinya untuk dilaporkan ke Polisi Masyarakat (Polmas) Kelurahan Kota Bangun.

Terkait sikap polisi itu, Chin Po tampaknya pasrah. Dia hanya berharap kepada istrinya untuk diberi izin melihat anak kandungnya. “Tadi saya mau melapor agar bisa melihat anak, kalau dilaporkan pasti istri saya bisa berikan izin,” jelasnya.

Di tempat terpisah, ternyata Viviani berselingkuh dengan seorang pemborong bangunan bernama Adi. Pria itu sudah membangunkan rumah untuk Viviani sebagai tempat tinggal bersama keluarganya.

“Sudah dibangun rumahnya dulu, sekarang rumahnya sudah besar. Jadi keluarga si Vivi di situ tinggal, soal perselingkuhan itu kami kurang tahu,” kata warga sekitar.

Rumah terbangun dengan permanen tampak berdiri di antara pemukiman tetangganya. Anehnya, para tetangga tak mau banyak bicara soal kehidupan rumah tangga dan soal perselingkuhan yang dilakukan oleh Viviani. “Kami kurang tahu, tanya aja langsung,” kata warga Tionghoa yang tak mau banyak bicara. (bbs/int)

Video Goyang Maut, Artisnya Siswi SMP

TobaTimes-Jejaring sosial facebook menjadi malapetaka buat IW (28), pria warga Dusung Sindangjaya, Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Pasalnya, video yang merekam adegan syur IW dengan sang pacar tersebar luas di facebook hingga akhirnya berujung di Kantor Polsek Cipaku Polres Ciamis.


Video tersebut pun viral. Masyarakat menjudulinya video ‘goyang maut mts’.

Yang menyebabkan IW harus berurusan dengan polisi adalah usia dan status sang pacar yang ‘digoyang’ IW dalam video mesumnya berdurasi 3 menit itu. YL, pacar IW ternyata diketahui masih berusia 15 tahun dan berstatus sebagai siswi di MTs Negeri Buniseuri Ciamis.

Jajaran Satreskrim Polsek Cipaku langsung melakukan penangkapan terhadap, IW, setelah berhasil mengungkap identitas dan data pelaku. Pelaku ditangkap di rumahnya dan kemudian digiring ke Polsek Cipaku. Kini, kasus video porno yang menggemparkan Cipaku itu sudah dilimpahkan ke Polres Ciamis, Jumat (12/08/2016).

Plt Kepala MTs Negeri Buniseuri, Kecamatan Cipaku, Entang Dimyati mengakui bahwa gadis dalam video mesum itu adalah salah satu siswinya, kelas IX C.

Namun, setelah kasus ini ramai di masyarakat, akhirnya pihak sekolah meminta kepada orangtuanya agar memindahkan Yl ke sekolah lain.

“Kami tidak memecat yang bersangkutan. Tapi, kami khawatir jika masih bersekolah di sini malah jadi beban psikologis bagi Yl. Makanya, ketika melakukan musyawarah dengan keluarganya, akhirnya sepakat Yl pindah dari sekolah ini,” katanya.

Entang menjelaskan, dari pengakuan Yl saat dipanggil oleh gurunya, mengakui bahwa dia adalah pemeran adegan porno yang tersebar di facebook. Yl pun mengaku dia melakukan perbuatan mesum di rumah saudara pacarnya, di daerah Dusun Cicangong, Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku, Kabupten Ciamis.

“Kejadiannya sekitar satu bulan lalu. Menurut pengakuan Yl bahwa yang berinisitif merekam adegan mesum adalah pacarnya. Namun, alasan video porno itu bisa diunggah di facebook oleh pacarnya, saya belum tahu. Karena Yl pun mengaku kaget ketika pacarnya mengunggah video itu di facebooknya,” bebernya. (ms/int)

Koran Amerika Benarkan Archandra Warga Amerika

TobaTimes-Archandra Tahar menjadi sorotan setelah diketahui berkewarganegaraan ganda. Media asing pun turut mewartakannya, setelah ia diberhentikan sebagai Menteri ESDM oleh Presiden Jokowi.


The Washington Post, salah satu media kenamaan Amerika Serikat juga mengulas kisah Archandra. Washington mengulas Archandra dalam tulisan yang bertajuk, Menteri Indonesia Dipecat karena Dwikewarganegaran.

Dalam ulasannya, Washington membenarkan bahwa Archandra masih tercatat sebagai warga negara Amerika.

Pria (45) tersebut menghabiskan lebih dari 20 tahun di Amerika Serikat. Bahkan ia juga dilaporkan memiliki paspor Amerika dan Indonesia.

Archandra masuk Indonesia dengan menggunakan paspor Indonesia saat dipanggil Jokowi untuk mengisi jabatan menteri ESDM.

Berbeda dengan Reuters, dalam edisinya ia mengutip pernyataan analis yang mengatakan, pencopotan menteri yang hanya menjabat dalam tiga pekan, sangatlah memalukan. “Ini kesalahan yang memalukan bagi pemerintah (Indonesia)”. (ps/int)

16.8.16

Tak Rela Mantan Istri Nikah, Pria Ini Sebar Foto Panas

TobaTimes-Seorang mantan suami berinisial BH nekat mengunggah foto panas sang mantan istri FA karena akan ditinggal menikah wanita 23 tahun itu. Gara-gara ulahnya itu, BH kini merasakan dinginnya lantai penjara.


Kejadian itu diungkap oleh Subdit Eksus Ditreskrimsus Polda Kalteng. Setelah mendapat laporan dari korban awal Agustus lalu, pelaku berhasil ditangkap akhir pekan kemarin.

“Benar, setelah seminggu kami lidik dan kami pancing untuk keluar, akhirnya kami tangkap. Kami memancing pelaku pura-pura meminjam truk. Kebetulan dia bekerja di salah satu kontraktor di sana. Kami sebelumnya juga sudah pancing melalui mantan istrinya untuk bertemu,” kata Kasubdit Eksus AKBP Budhi Rochmat, Senin (15/8) kemarin.

Tindakan yang merupakan cyber crime  itu dilakukan tersangka pada April-Juli 2016. Pelaku mengunggah foto panas korban melalui Facebook. Sedikitnya ada enam foto berbeda yang diunggah.

Setiap foto yang di-upload dengan berbagai pose juga ditambahi kata-kata yang menjurus pencemaran nama baik. “Selain foto, kata-katanya juga melecehkan kehormatan si korban,” ujarnya.

Tersangka dijerat pasal 27 ayat (1) Junto pasal 45 ayat (1) jo pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ancaman hukumannya enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

”Kami mengimbau, masyarakat jangan sampai meluapkan kemarahan untuk menjelek-jelekkan kehormatan orang lain  melalui medsos. Jika ada laporan, tentu bisa kami pidanakan,” tegasnya.(ms/int)

Usai Merampok, Maling Bertanya: "Mana Bapakmu?"

TobaTimes-Janem mengalami peristiwa tak menyenangkan, Senin (15/8) kemarin. Rumahnya di Kelurahan Gunung Lingkas, Tarakan dirampok pria tak dikenl sekitar pukul 11:20 waktu setempat.


Emas seberat 22 gram senilai Rp 10 juta pun raib dalam sekejap setelah maling mencongkel lemari yang berada di kamar Janem. Meski terekam CCTV, wajah perampok itu tak bisa dikenali.

"Saya keluar sebentar naik ke rumah tetangga di atas sana mau kasihkan rekening listrik. Tau-tau pulangnya rumah sudah ramai " ungkap Janem pada Radar Tarakan (grup metrosiantar.com).

Kondisi rumahnya saat itu sedang sepi. Sang anak Dimas sedang mandi, sementara suaminya bekerja. Saat kejadian, Dimas baru selesai keluar dari kamar mandi. Saat itu pula si pelaku keluar dari kamar.

Perampok itu bahkan sempat bertanya keberadaan ayah Dimas. Setelah itu, perampok tersebut pergi.

"Padahal banyak juga orang di depan rumah. Tapi mereka nggak nyangka kalau itu habis ambil emas kami. Dan malingnya sempat dilihat anak saya lewat samping rumah," ungkap Janem. (zia/int)

Ibu Cantik Digilas Truk, Tewas Mengerikan

TobaTimes-Nasib tragis menimpa Iin Mas’udah (38). Warga Desa Karang Tunggal RT 11, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) itu meninggal dengan mengenaskan.


Ibu muda yang masih cantik itu tergilas truk molen di Jalan Mulawarman, Tenggarong Seberang, Kalimantan Timur, Senin (15/8) kemarin. Bagian tubuh seperti tangan dan kakinya berserakan.

“Tubuh korban (Iin, Red) digilas sebuah truk molen atau pengangkut adonan semen cair yang mundur karena tidak kuat menanjak di gunung bilangan Jalan Mulawarman, Tenggarong Seberang yang masih termasuk Desa Karang Tunggal,” kata Kapolsek Tenggarong Seberang, AKP Andin Wisnu Sudibyo.

“Ketika kejadian korban mengendarai sepeda motor Suzuki Skywave warna hitam KT 5685 IH. Ternyata saat korban berada di belakang truk molen melintas dari arah Samarinda ke Sebulu, tidak kuat menanjak kemudian mundur sehingga menggilas tubuh korban beserta sepeda motornya,” kata Andin.

Organ dalam Iin juga berhamburan di jalan. Keruan saja hal itu membuat jalanan macet.

“Karena jarak motor dikemudikannya dengan truk molen itu sudah terlalu dekat, apalagi mendadak mundur karena tak kuat menanjak, maka korban tak sempat lagi menghindar,” tambah Andin.

Kejadian itu juga langsung dilaporkan ke petugas Polsek Tenggarong Seberang. Jasad Iin kemudian dievakuasi ke RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang. Sementara pengemudi truk Abdul Malik (45) diamankan petugas. (bbs/int)

Istri Tidur, Tengah Malam Suami Merayap ke Kamar Anak Tiri

TobaTimes-Pria ini harus meringkuk di penjara karena ulahnya berbuat tak senonoh pada sang anak tiri Bunga (bukan nama sebenarnya). As ditangkap aparat Polsekta Palaran setelah berulang kali berbuat tak terpuji pada Bunga.


Perbuatan terakhir As dilakukan pada 31 Juli lalu. Saat itu, Bunga belum tidur. As yang sudah tak kuasa menahan nafsu setannya langsung menyelinap ke kamar Bunga.

Sedangkan sang istri R juga sudah tidur karena memang waktu telah menunjukkan pukul 23:30 waktu setempat. Dengan melontarkan ancaman, As akhirnya menodai remaja 14 tahun itu.

"Saya terpaksa, karena takut," ucap Bunga saat ditemui di Polsekta Palaran, Kalimantan Timur, Senin (15/8) kemarin.

Awalnya, ulah As tak ketahuan. Namun, Bunga tak kuasa lagi memendam perih di hatinya. Dia akhirnya melaporkan perbuatan As pada R. Betapa kagetnya R mendengar penuturan Bunga.

Dia lalu membawa Bunga ke Polsekta Palaran untuk mengadukan kasus tersebut. Tak berselang lama, Unit Reskrim Polsekta Palaran langsung bergerak mengamankan As di rumahnya.

Wakapolsekta AKP Agus Setyo D menjelaskan, saat diperiksa As mengakui perbuatanya. "Ibunya (R, Red) juga berkebun. Jadi jarang di rumah. Nah ketika rumah dalam keadaan sepi itulah pelaku melakukan pencabulan," kata Agus. (bbs/int)

Romantis, 6 Tahun Pacaran, Dilamar di Podium Olimpiade

TobaTimes-Venue cabang loncat indah Rio 2016, Maria Lenk Aquatics Centre, Rio De Janeiro, dipastikan menjadi tempat yang tak akan terlupakan buat atlet loncat indah putri China, He Zi.

Minggu (14/8) waktu Brasil, He Zi tampil di nomor final springboard 3m. Dia meraih medali perak dengan total nilai 387,90. He Zi harus mengakui keunggulan rekan senegaranya, Shi Tingmao yang meraih medali emas dengan total nilai 406,05.

Namun cerita belum berakhir buat He Zi. Usai menerima pengalungan medalinya di podium, tiba-tiba pacarnya yang juga atlet loncat indah putra China, Qin Kai datang dan berlutut. Ooooh so sweet....Qin Kai melamar He Zi.

Disaksikan banyak pasang mata. Semua melihat. Bahkan televisi lokal dikabarkan ikut menayangkan momen ini. Semua menunggu....Untungnya, He Zi menjawab 'Ya!'

"Kami sudah berpacaran selama enam tahun, tapi jujur saya tidak menyangka dia memilih hari ini untuk melamar saya," ujar He Zi seperti dilansir AFP.

Menurut atlet putri yang berbahagia itu, Qin Kai sempat mengucap beberapa hal dan janji. "Namun yang menyentuh (untuk menerima lamaran) adalah pikiran bahwa dialah pria...yang bisa dipercaya di sisa hidup saya," tutur He Zi. (int)

Astaga! Nikita Mirzani Ganti Baju di Depan Banyak Orang


TobaTimes-Tingkah Nikita Mirzani lagi-lagi bikin geleng kepala. Kali ini, mantan kekasih Samuel Rizal tersebut bikin heboh lewat video yang diunggahnya di vidio.com.

Bagaimana tidak bikin heboh, di video tersebut Nikita Mirzani yang tengah liburan di Tokyo, Jepang, nekat mengganti kaos putih yang dikenakannya di hadapan umum. Nikita yang awalnya mengenakan kaos berwarna putih polos, kemudian menimpal kaosnya dan kemudian menggantinya dengan kaos dengan warna senada yang bertuliskan ‘Take Me To Tokyo’.

Nikita Mirzani nampak begitu santai melakukan aksinya tersebut. Pasalnya, meski harus mengganti bajunya di hadapan umum, namun bukan berarti ia menanggalkan kaosnya begitu saja. Nikita mengganti kaosnya dengan cara unik, dengan melepasnya setelah ia mengenakan kaos penggantinya.

Meski begitu bukan Nikita Mirzani namanya jika tak tampil seksi. Di video tersebut, tak hanya pamer perut lewat kaos ganti yang dipakainnya, keseksian Nikita makin bertambah dengan hot pants yang dikenakannya.

Benar saja, video Nikita Mirzani yang diunggah di vidio.com dengan judul ‘Gw ganti baju depan orang banyak ah..’ tersebut begitu menyedot perhatian. Bahkan hingga kini video berdurasi 1 menit 34 detik tersebut sudah ditonton lebih dari 180 ribu orang.

Bukan itu saja beragam komentar pun menyelimuti video Nikita Mirzani tersebut. “Hahaha keren emang dah, gausah ribet ribet ya mbak nikita haha,” ujar mustiana16. “Serasa dunia punya sendiri yaa nikita wkwkw, keep hott nikita!,” sambung akun @Daniel Felico. (ps/int)

Rumah Terbakar, Mobil Honda Accord dan Terrano Ikut Hangus

MetroSiantar.com, Siantar-Kebakaran satu unit rumah milik Amirullah (60), nyaris menelan korban jiwa karena anaknya Azjrak (27), sempat disulut kobaran api yang menjalar dengan cepat. Dalam peristiwa ini, 6 orang sedang berada di dalam rumah tetapi mereka tidak bisa berbuat banyak selain membawa satu unit koper berisi surat-surat penting.



Dua unit mobil mereka merk Honda Accord dan Nisan Terano ikut hangus dengan cepat di Jalan Brigjen Rajamin Purba, Kelurahan Sigulang-gulang, Kecamatan Siantar Sitalasari, Selasa (16/8) sekitar pukul 9.30 WIB.

Sebanyak 5 unit mobil  Pemadam Kebakaran (Damkar) Pematangsiantar ditambah dua unit mobil Damkar SCTC yang datang secara bergantian berusaha semaksimal mungkin melakukan pemadaman. Namun sijago merah tak dapat dipadamkan hingga seluruh bangunan hangus. Kebakaran ini menyita perhatian warga sekitar dan juga para warga yang sedang melintas. Dan hal itu sempat mengganggu kerja para petugas. Beruntung pihak kepolisian dari Polres Pematangsiantar segera mengatur lalu lintas dan meminta warga menjauhi titik api agar tidak menyulitkan petugas.

Kebakaran belum dapat dipastikan apa penyebabnya. Namun pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan. Sementara dari pengakuan salah satu anak korban, Fahmi (25), api muncul dari bagian atas palfon rumah mewah berukuran 20x15 meter. "Saya tadi lagi memanasi mesin mobil. Tiba-tiba ada api. Saya coba keluar dari garasi menuju dapur dan disitu saya lihat abang saya sudah kena api. Saya coba saja tarik dan kami keluar. Saya tidak tahu persis darimana asal apinya karena tiba-tiba sudah ada kobaran. Perkiraan saya dari atas dapur," jelasnya.

Fahmi menceritakan, posisinya memanaskan mobil di garasi mobil dengan dapur hanya berbatasan tembok yang dilengkapi pintu dan hal ini yang diduga membuat api cepat merambat. "Mungkin karena api itu dekat mobil dan disana ada minyak. Apinya begitu cepat dan sempat juga tadi ada ledakan. Kita tidak bisa menyalamatkan barang-barang lagi. Abang saya juga sudah dilarikan ke klinik. Kondisinya cukup parah kayaknya," terangnya sambil menangis kepada sejumlah petugas kepolisian dan wartawan.

Sementara Amirullah menyatakan bahwa saat kebakaran ia dan anaknya serta istrinya berada didalam rumah. "Semua lagi di rumah. Apinya sangat cepat. Kayaknya tidak sampai 30 menit. Kami hanya berusaha menyalamatkan diri," ucapnya.

Tepisah, pihak klinik umum JMC (Johannson Medical Clilic) dr Willy Johan mengatakan bahwa laku yang dialami Azjrak berada dibagian kedua tangan dan kaki. "Kondisi kebakaran korban sekitar 30 persen. Dan saat ini korban sudah dirujuk ke Rumah Sakit Vita Insani," terangnya.

Kapolsek Siantar Martoba AKP Hilton Marpaung mengatakan masih melakukan penyelidikan. "Kita belum tahu penyababnya dan ini masih dalam penyelidikan. Sebagian anggota keluarga korban saat ini sudah dievakuasi tetapi masih sulit untuk diminta keterangan," terangnya singkat.(metrosiantar.com).